Pemerintah Bakal Bagi HP Gratis Berisi Saldo Rekening Rp50 Ribu
Pemerintah berencana membagikan HP gratis berisi rekening digital bersaldo Rp50 ribu untuk menyalurkan bantuan tunai langsung kepada masyarakat tanpa rekening bank.

Ringkasan Berita:
- Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo mengungkap rencana pemerintah membagikan ponsel gratis yang dilengkapi rekening digital.
- Rekening itu akan memuat saldo awal Rp50 ribu dan dipakai untuk menyalurkan bantuan tunai langsung dari Kementerian Keuangan.
- BRI dan BSI ditunjuk memfasilitasi pembukaan rekening bagi warga yang belum terjangkau perbankan.
JAKARTA — Pemerintah tengah mematangkan rencana pembagian telepon seluler (HP) gratis yang telah terintegrasi dengan rekening digital bersaldo awal Rp50 ribu.
Program terobosan ini ditujukan khusus bagi kelompok masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan atau unbanked.
Rencana strategis tersebut diungkapkan oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, dalam acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta Selatan yang dikutip semualini.com, Rabu (14/10/2026).
Hashim menjelaskan bahwa HP gratis tersebut akan menjadi sarana utama bagi masyarakat untuk menerima berbagai dana bantuan dari pemerintah.
"Setiap penerima nantinya memegang ponsel berisi rekening digital. Seluruh dana dari pemerintah akan masuk ke rekening itu," jelas Hashim.
Ia merujuk pada data Bank Dunia yang mencatat bahwa sekitar 30 persen penduduk Indonesia saat ini masih berstatus belum memiliki rekening bank.
Guna merealisasikan program penyediaan rekening ini, pemerintah telah menunjuk dua bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari kelompok Himbara, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).
Kedua bank pelat merah ini ditugaskan untuk memfasilitasi pembukaan rekening digital bagi warga sasaran.
Nantinya, rekening di dalam HP tersebut dirancang sebagai saluran utama Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Hashim menegaskan, ke depan bantuan untuk keluarga kurang mampu tidak lagi didistribusikan dalam wujud uang tunai fisik.
Alokasi dana akan ditransfer langsung oleh Kementerian Keuangan ke ponsel masing-masing penerima untuk meminimalisasi kebocoran dan mempercepat distribusi.
Langkah ini sejalan dengan program pemerintah sebelumnya yang juga merencanakan pembukaan rekening gratis bersaldo Rp50 ribu bagi warga yang baru genap berusia 17 tahun.
Program bernilai alokasi anggaran Rp3,8 triliun tersebut ditargetkan mulai bergulir pada awal tahun depan. Pemerintah juga tengah menyiapkan program aktivasi agar rekening-rekening yang dibagikan tersebut tidak menjadi rekening pasif dengan dana yang hanya mengendap.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.



