Usut Korupsi Pemkab Bogor, KPK Diam-diam Periksa Bupati Rudy Susmanto di Polres Bogor
KPK secara diam-diam memeriksa Bupati Bogor Rudy Susmanto di Mako Polres Bogor terkait kasus dugaan korupsi pemotongan upah pungut pajak dan PBJ.

Ringkasan Berita:
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara diam-diam memeriksa Bupati Bogor Rudy Susmanto terkait kasus dugaan korupsi pemotongan upah pungut pajak dan pengadaan barang dan jasa (PBJ).
- Pemeriksaan berlangsung di Mako Polres Bogor pada Kamis (29/10/2026) demi efisiensi pemeriksaan puluhan saksi lainnya dari jajaran pejabat Pemkab Bogor.
- Selain Bupati Bogor, KPK turut menggarap Sekda Kabupaten Bogor, Sekretaris Bappenda, Kasubbag BPKAD, hingga Kepala Dinas Ketahanan Pangan.
BOGOR, semualini.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus merangsek mendalami dugaan praktik rasuah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Secara diam-diam, tim penyidik komisi antirasuah memeriksa Bupati Bogor Rudy Susmanto sebagai saksi terkait dugaan korupsi pemotongan upah pungut atau insentif pemungutan pajak daerah dan retribusi, serta dugaan penyimpangan pengadaan barang dan jasa (PBJ)
Pemeriksaan terhadap orang nomor satu di Kabupaten Bogor tersebut tidak dilaksanakan di gedung markas pusat Jakarta, melainkan digelar secara tertutup di wilayah Bogor pada Kamis (29/10/2026).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya agenda pemeriksaan hukum terhadap Bupati Bogor Rudy Susmanto beserta jajaran pejabat daerah lainnya.
“Hari ini benar ada pemeriksaan terhadap yang bersangkutan (Bupati Bogor Rudy Susmanto). Jadi memang pemeriksaan dilakukan di Bogor karena ada sejumlah saksi lain yang juga dilakukan pemeriksaan hari ini,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (29/10/2026).
Budi menjelaskan pertimbangan teknis di balik keputusan penyidik untuk memindahkan lokasi pemeriksaan ke Mako Polres Bogor ketimbang di Gedung Merah Putih KPK.
Langkah ini diambil demi mempercepat proses pengambilan keterangan mengingat banyaknya saksi lokal yang dipanggil.
"Agar proses pemeriksaan dapat berjalan efektif, karena banyak saksi yang butuh dilakukan pendalaman oleh penyidik," ujar Budi menegaskan alasan efisiensi pemeriksaan di lapangan.
Berdasarkan data yang dihimpun, pemeriksaan maraton tersebut turut menyasar deretan pejabat penting di struktur Pemkab Bogor.
Penyidik KPK secara bersamaan memanggil Sekretaris Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Irawan Susanto, Kasubbag BPKAD Hanny Lesmanawaty, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Andri Hadian, hingga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika.
Pengungkapan kasus korupsi di Kabupaten Bogor ini merupakan intensifikasi penyidikan atas pemotongan dana insentif aparatur perpajakan serta berbagai proyek pengadaan di lingkungan dinas teknis.
Sebelumnya, penyidik KPK juga telah memeriksa Kepala Bappenda Adi Mulyadi serta Kepala BKPSDM Bogor Yunita Mustika Putri.
Tak hanya itu, penggeledahan fisik juga sempat dilangsungkan penyidik di kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor untuk mengamankan berbagai dokumen krusial terkait alokasi proyek pengadaan barang dan jasa.
Hingga kini, penyidik KPK masih terus merangkai keterangan para saksi guna memperjelas konstruksi perkara serta menentukan pihak-pihak yang bertanggung jawab secara hukum atas dugaan penyelewengan anggaran daerah tersebut.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.


