Hukum

Resmi Jabat Menko Polkam, Fokus Utama pada Sinkronisasi Keamanan Nasional

Menko Polkam Dudung Abdurrachman tegaskan fokus utama usai dilantik di Istana Negara adalah sinkronisasi keamanan nasional agar situasi semakin kondusif.

Resmi Jabat Menko Polkam, Fokus Utama pada Sinkronisasi Keamanan Nasional
Foto: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang baru, Dudung Abdurrachman. (Sumber : Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden).

JAKARTA - Segera setelah prosesi pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan di Istana Negara pada Kamis (1/10/2026), Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang baru, Dudung Abdurrachman, langsung memaparkan langkah awal strategis yang akan dilakukannya. 

Fokus utamanya dalam waktu dekat adalah memastikan stabilitas dan keamanan negara tetap terjaga dengan baik.

Dalam keterangannya kepada awak media, Dudung menegaskan bahwa langkah pertama yang akan diambil adalah melakukan konsolidasi kelembagaan. 

Pihaknya akan segera menjalin komunikasi dengan seluruh instansi yang berada di bawah naungannya.

"Koordinasi dengan semua instansi terkait dari kelembagaan di bawah koordinasi Polkam adalah tentang sinkronisasi situasi keamanan saat ini untuk semakin kondusif," ungkap Dudung Abdurrachman memaparkan fokus utamanya.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai apakah ada arahan atau pesan spesifik dari Presiden terkait penugasannya yang baru, ia merespons secara lugas. 

Dudung menyatakan bahwa hingga saat itu, belum ada pesan khusus yang diberikan oleh Kepala Negara kepadanya.

Lebih jauh, ia juga sedikit membagikan cerita di balik proses penunjukan dirinya ke dalam jajaran kabinet. 

Ia mengaku baru mendapatkan informasi resmi mengenai pengangkatannya sebagai menteri satu hari sebelum pelantikan dilaksanakan.

Ketika awak media mengonfirmasi siapa pihak yang menghubunginya untuk mengabarkan posisi tersebut, Dudung membenarkan bahwa kabar itu datang langsung dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg).

"Ada Pak Mensesneg ya. Dikabarin," jelas Dudung.

Komentar

Komentar ditinjau dulu sebelum tampil. Mohon gunakan bahasa yang sopan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.