Nasional

Jokowi Buka Suara soal Pergantian Kapolri : Hak Prerogatif Presiden Prabowo, Memang Sudah Saatnya

Presiden ke-7 RI Jokowi tanggapi pergantian Kapolri. Ia tegaskan itu hak prerogatif Presiden Prabowo dan menilai sosok Pak Suyudi sangat baik.

Jokowi Buka Suara soal Pergantian Kapolri : Hak Prerogatif Presiden Prabowo, Memang Sudah Saatnya
Foto: Presiden ke-7 RI Jokowi tanggapi pergantian Kapolri. (Sumber : Tangkapan Layar Tiktok Solo Time).

SOLO - Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), memberikan tanggapannya terkait isu pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang dinilai oleh publik berlangsung cukup mendadak. 

Dalam sebuah wawancara doorstop dengan awak media di Solo pada Kamis (1/10/2026), Jokowi merespons pergantian tersebut dengan santai dan menilainya sebagai hal yang wajar.

Jokowi menegaskan bahwa keputusan itu sepenuhnya berada di tangan kepala negara yang sedang menjabat.

"Itu kan kewenangan, hak prerogatif dari Bapak Presiden Prabowo," ujar Jokowi memberikan penegasan.

Lebih lanjut, Jokowi ini menilai bahwa pergantian Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bukanlah sesuatu yang prematur, melainkan langkah regenerasi yang wajar mengingat masa jabatannya yang sudah terbilang cukup panjang.

"Dan juga memang sudah saatnya, Pak Kapolri Pak Listyo Sigit ini sudah 5 tahun 8 bulan menjabat sebagai Kapolri, saya kira ya memang sudah saatnya," jelas Jokowi kepada para wartawan.

Selain memberikan pandangannya terkait berakhirnya masa jabatan Listyo Sigit, Jokowi juga memberikan respons positif terhadap sosok Kapolri yang baru ditetapkan. Menurutnya, figur pengganti tersebut memiliki rekam jejak dan kapasitas yang mumpuni untuk memimpin institusi Bhayangkara.

"Dan penggantinya untuk saya juga sangat baik, Pak Suyudi," pungkas Jokowi.

Setelah memberikan pernyataan tersebut, Jokowi tampak menyudahi sesi wawancara dan berjalan menuju mobilnya untuk meninggalkan lokasi kerumunan awak media.

Komentar

Komentar ditinjau dulu sebelum tampil. Mohon gunakan bahasa yang sopan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.