Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia: Diwarnai Kartu Merah Thom Haye, Skuad Garuda Tahan Imbang Harimau Malaya 0-0
Hasil pertandingan Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir dengan skor imbang 0-0. Laga Derbi Nusantara ini diwarnai insiden kartu merah Thom Haye di babak kedua.

Ringkasan Berita:
- Laga derbi penuh gengsi antara Timnas Indonesia dan Malaysia berakhir sama kuat dengan skor kacamata 0-0.
- Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, harus keluar lapangan lebih awal setelah menerima kartu merah langsung pada babak kedua akibat pelanggaran taktis.
- Meskipun bermain dengan 10 orang di sisa waktu pertandingan, Skuad Garuda berhasil menahan seluruh gempuran serangan tim tamu hingga peluit panjang berbunyi.
JAKARTA — Pertandingan sarat gengsi bertajuk Derbi Nusantara antara Timnas Indonesia menghadapi Malaysia berakhir tanpa pemenang. Laga sengit yang memperebutkan supremasi sepak bola Asia Tenggara ini ditutup dengan skor imbang 0-0.
Jalannya pertandingan dipenuhi dengan adu taktik yang ketat, jual beli serangan, hingga drama kartu merah lewat intervensi VAR di babak pertama yang memaksa tim tuan rumah harus berjuang ekstra keras dengan 10 pemain di hampir sepanjang sisa waktu pertandingan.
Tensi Tinggi Sejak Menit Awal
Sejak wasit meniup peluit tanda dimulainya babak pertama, kedua tim langsung memperagakan permainan dengan intensitas tinggi. Timnas Indonesia yang tampil di hadapan pendukung sendiri mengambil inisiatif penguasaan bola.
Aliran umpan pendek dari kaki ke kaki menjadi andalan Skuad Garuda untuk membongkar rapatnya barisan pertahanan lawan.
Di sisi lain, Malaysia merespons dengan strategi yang matang. Skuad Harimau Malaya tampil disiplin menjaga kedalaman pertahanan sambil sesekali mengancam melalui skema serangan balik cepat.
Drama VAR dan Kartu Merah Thom Haye
Di tengah tingginya tensi permainan jual-beli serangan, petaka justru menghampiri kubu Indonesia saat babak pertama masih berlangsung.
Berawal dari transisi negatif akibat hilangnya penguasaan bola di area krusial, pemain depan Malaysia berhasil lepas dari penjagaan dan berpeluang menciptakan ancaman fatal.
Menyadari bahaya tersebut, Thom Haye terpaksa mengambil keputusan cepat dengan melakukan tekel dan pelanggaran taktis yang keras.
Wasit yang memimpin pertandingan semula hanya memberikan kartu kuning sebagai sanksi atas pelanggaran tersebut.
Namun, ketegangan mencapai puncaknya ketika pemain Malaysia meminta intervensi dari Video Assistant Referee dan mendesak wasit untuk meninjau kembali insiden tersebut. Sang pengadil lapangan pun berlari ke pinggir lapangan untuk mengecek tayangan ulang melalui monitor.
Setelah melakukan pengecekan dengan saksama, wasit akhirnya membatalkan keputusan awalnya dan langsung mencabut kartu merah dari sakunya.
Insiden krusial di paruh pertama ini memaksa gelandang andalan berjuluk "Sang Profesor" tersebut mandi lebih awal dan meninggalkan rekan-rekannya berjuang dengan 10 orang pemain.
Babak pertama pun ditutup dengan skor kacamata 0-0 di tengah kepincangan Skuad Garuda.
Tembok Kokoh dan Penyelamatan Gemilang Maarten Paes
Memasuki babak kedua, keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan secara maksimal oleh Malaysia.
Tim tamu mulai mengurung pertahanan Indonesia dari berbagai sisi, memaksa anak asuh John Herdman untuk turun lebih dalam dan mengubah taktik menjadi jauh lebih defensif.
Meski digempur habis-habisan di sepanjang paruh kedua, mentalitas baja ditunjukkan oleh lini belakang Timnas Indonesia.
Pertahanan yang solid dan disiplin tinggi dalam menutup ruang tembak membuat barisan penyerang Malaysia mulai frustrasi.
Bintang utama penyelamat Indonesia dalam laga ini adalah sang penjaga gawang, Maarten Paes.
Tampil luar biasa di bawah mistar, Paes berkali-kali melakukan penyelamatan gemilang untuk mematahkan peluang emas Harimau Malaya.
Refleks cepatnya dalam menepis tembakan-tembakan keras lawan, termasuk menggagalkan peluang jarak dekat di menit-menit akhir pertandingan, sukses memastikan gawang Skuad Garuda tak kebobolan.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada gol yang tercipta.
Skor 0-0 menjadi hasil akhir dari laga penuh drama ini, membuktikan ketangguhan Skuad Garuda berkat pertahanan solid dan aksi heroik Maarten Paes meski harus bermain dengan 10 orang sejak babak pertama.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.



