Serangan Rusia Kembali Hantam Kyiv, Zelensky Dorong AS Perkuat Sanksi
Serangan Rusia kembali menghantam Kyiv saat Zelensky berada di New York. Ia dorong AS memperketat tekanan dan sanksi terhadap Moskow.

Zelensky sebelumnya juga menyatakan bahwa Ukraina siap membahas gencatan senjata terbatas terhadap fasilitas energi. Namun, Kyiv mensyaratkan Rusia menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina. Belum terdapat kesepakatan mengenai penghentian serangan tersebut.
Rusia Belum Melihat Dasar untuk Perundingan
Dari sisi Rusia, Kremlin menyatakan belum melihat kondisi yang memungkinkan dimulainya kembali jalur perundingan damai dengan Ukraina.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia tetap terbuka terhadap pembicaraan damai, tetapi menurutnya belum ada prasyarat yang cukup untuk memulai proses tersebut. Peskov juga menyatakan Presiden Vladimir Putin terbuka untuk bertemu Presiden AS Donald Trump apabila diperlukan.
Posisi tersebut menunjukkan masih terdapat perbedaan antara dorongan diplomatik yang berlangsung di New York dan kondisi di medan perang. Serangan udara kedua pihak terus berlangsung, sementara pembicaraan mengenai penghentian serangan terhadap infrastruktur energi masih berada pada tahap pembahasan.
Zelensky Soroti Ancaman terhadap Negara Eropa
Dalam pidatonya, Zelensky juga memperluas peringatannya ke negara-negara lain di kawasan Eropa. Ia menyebut Rusia memiliki klaim terhadap Moldova dan menyinggung ancaman yang menurutnya ditujukan kepada Polandia serta negara-negara Baltik.
"Rusia memiliki klaim atas tetangga kami, Moldova. Mereka juga terus-menerus mengancam Polandia dan negara-negara Baltik," pungkasnya.
Pernyataan mengenai risiko yang lebih luas di Eropa muncul ketika sejumlah negara Eropa juga menyoroti peningkatan aktivitas sabotase, serangan siber, dan insiden pelanggaran wilayah udara yang mereka kaitkan dengan Rusia. Namun, pejabat Eropa yang dikutip Reuters membedakan ancaman tersebut dari kemungkinan serangan militer langsung Rusia terhadap NATO.
Tekanan Sanksi dan Dukungan Pertahanan
Seruan Zelensky mengenai sanksi berlangsung setelah Amerika Serikat mengesahkan aturan baru yang memberikan kewenangan lebih luas kepada pemerintah AS untuk menjatuhkan tekanan ekonomi terhadap Rusia. Aturan tersebut mencakup sasaran seperti pejabat, lembaga keuangan, serta jaringan perdagangan energi Rusia.
Di tingkat Eropa, Uni Eropa juga memperpanjang sanksi terhadap sekitar 3.000 individu dan entitas Rusia. Pada saat yang sama, dua pengusaha Rusia, Alisher Usmanov dan Mikhail Fridman, dikeluarkan dari daftar sanksi dalam keputusan yang diambil negara-negara anggota.
Bagi Ukraina, tekanan ekonomi dan dukungan pertahanan udara menjadi bagian dari upaya menghadapi serangan Rusia sekaligus mendorong proses diplomatik. Sementara itu, Rusia masih mempertahankan posisinya bahwa pembicaraan damai belum memiliki prasyarat yang diperlukan.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.




