Iklan
Iklan
Daerah

Penembakan Warga Berujung Amuk Massa, Polres Sumba Barat Rusak dan Mobil Dibakar

Markas Polres Sumba Barat rusak, sementara sejumlah kendaraan operasional dibakar. Peristiwa itu menjadi ledakan kemarahan warga setelah seorang warga berinisial JT tewas ditembak aparat. 

Penembakan Warga Berujung Amuk Massa, Polres Sumba Barat Rusak dan Mobil Dibakar
Foto: Massa geruduk Polres Sumba Barat buntut tewasnya warga setempat yang diduga ditembak polisi karena mencuri ternak. (Foto: Dok. Warga)

Kerusakan bangunan dan kendaraan justru berpotensi memperlebar persoalan serta mengganggu keamanan masyarakat.

Karena itu, dua persoalan harus berjalan beriringan. Kasus pencurian ternak perlu diusut, sementara dugaan pelanggaran dalam penembakan JT juga harus diperiksa secara terbuka dan profesional.

Di tengah situasi yang memanas, Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa Pekewali bersama Bupati Sumba Barat Yohanis Dade bergerak menemui keluarga korban dan tokoh masyarakat.

Pertemuan tersebut digelar untuk mencari solusi sekaligus meredakan ketegangan. 

Pemerintah daerah dan kepolisian berupaya menjaga situasi agar tetap terkendali sembari proses hukum berjalan.

Jenazah JT juga diupayakan dapat diantar ke rumah duka di Bali Ledo. 

Proses tersebut menjadi bagian dari langkah untuk menjaga situasi tetap kondusif di tengah keluarga korban dan masyarakat.