Iklan
Iklan
Daerah

Penembakan Warga Berujung Amuk Massa, Polres Sumba Barat Rusak dan Mobil Dibakar

Markas Polres Sumba Barat rusak, sementara sejumlah kendaraan operasional dibakar. Peristiwa itu menjadi ledakan kemarahan warga setelah seorang warga berinisial JT tewas ditembak aparat. 

Penembakan Warga Berujung Amuk Massa, Polres Sumba Barat Rusak dan Mobil Dibakar
Foto: Massa geruduk Polres Sumba Barat buntut tewasnya warga setempat yang diduga ditembak polisi karena mencuri ternak. (Foto: Dok. Warga)

Bali Ledo - Tragedi penembakan warga Desa Bali Ledo, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), berujung pada amuk massa.

Markas Polres Sumba Barat rusak, sementara sejumlah kendaraan operasional dibakar.

Peristiwa itu menjadi ledakan kemarahan warga setelah seorang warga berinisial JT tewas ditembak aparat. 

Situasi keamanan kemudian memanas dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Bagi masyarakat Sumba, persoalan ternak memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar kehilangan harta. 

Kuda dan kerbau berkaitan erat dengan kehidupan ekonomi, kehormatan keluarga, adat, serta warisan antargenerasi.

Karena itu, kasus pencurian ternak dapat memicu keresahan mendalam. Warga yang kehilangan ternak tidak hanya menghadapi kerugian materi, tetapi juga merasa kehilangan bagian penting dari kehidupan keluarganya.