Iklan
Iklan
Viral

Selebgram Julia Prastini Ditangkap Terkait Dugaan Narkoba di Apartemen Cilandak, Polisi Sita Empat Cartridge Vape

Selebgram Julia Prastini alias Jule diamankan polisi terkait dugaan kasus narkoba di sebuah apartemen di Cilandak, Jakarta Selatan. Polisi menyita empat cartridge vape yang diduga mengandung etomidate dan masih mendalami hasil pemeriksaan laboratorium.

Selebgram Julia Prastini Ditangkap Terkait Dugaan Narkoba di Apartemen Cilandak, Polisi Sita Empat Cartridge Vape
Foto: Selebgram Julia Prastini Ditangkap Terkait Dugaan Narkoba di Apartemen Cilandak, Polisi Sita Empat Cartridge Vape. (Sumber : Tangkapan Layar Instagram psnewsid).

JAKARTA – Dunia media sosial kembali dihebohkan dengan kabar penangkapan selebgram Julia Prastini atau yang dikenal dengan nama Jule. Perempuan yang memiliki banyak pengikut di media sosial itu diamankan aparat kepolisian terkait dugaan kasus narkoba di sebuah apartemen kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Informasi mengenai penangkapan tersebut disampaikan oleh Kasat Resnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Tandayu. Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada wartawan, Jule diamankan saat berada di apartemen bersama dua orang temannya.

Meski demikian, polisi memastikan bahwa dua orang yang berada bersama Jule saat penangkapan tidak terlibat dalam perkara yang sedang ditangani penyidik. Keduanya telah menjalani pemeriksaan awal, termasuk tes urine, dan hasilnya dinyatakan negatif.

"UP saat itu ditangkap di apartemen bersama dua orang temannya, tapi dua orang temannya tersebut tidak mengetahui UP melakukan kegiatan apa pun," ujar AKP Michael Tandayu, Sabtu (19/9/2026).

Pernyataan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam perkembangan kasus ini. Sebab, keberadaan seseorang di lokasi penangkapan tidak secara otomatis membuatnya terlibat dalam dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki aparat penegak hukum.

Menurut Michael, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap dua teman Jule, polisi tidak menemukan indikasi keterlibatan mereka dalam aktivitas yang berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan narkoba. Hasil tes urine yang negatif semakin memperkuat kesimpulan awal bahwa keduanya tidak terkait dengan perkara yang menjerat selebgram tersebut.

Fokus penyelidikan kemudian diarahkan kepada Jule serta barang-barang yang ditemukan saat proses penangkapan berlangsung.

Dalam keterangannya, Michael juga mengungkapkan bahwa saat diamankan, Jule tidak berada dalam kondisi sedang mengonsumsi narkoba. Hal itu diketahui berdasarkan informasi yang diperoleh penyidik selama proses pemeriksaan awal.

"Nggak lagi konsumsi," ujar Michael mengutip keterangan yang disampaikan pihak keluarga.

Meski demikian, kondisi seseorang saat ditangkap bukan satu-satunya indikator dalam proses penegakan hukum. Penyidik tetap harus mengumpulkan alat bukti, melakukan pemeriksaan laboratorium, meminta keterangan saksi, serta menelusuri asal-usul barang yang ditemukan sebelum menentukan konstruksi hukum yang tepat.

Dalam kasus ini, barang bukti yang menjadi perhatian utama penyidik adalah empat cartridge vape yang ditemukan saat penangkapan.

Polisi menyebut tiga cartridge vape tersebut berada dalam kondisi kosong atau telah habis digunakan. Sementara satu cartridge lainnya masih berisi cairan yang kemudian diduga mengandung zat etomidate.

Temuan tersebut menjadi dasar bagi penyidik untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut melalui laboratorium forensik guna memastikan kandungan zat yang terdapat di dalam cartridge tersebut.

Etomidate sendiri dikenal sebagai obat anestesi yang umumnya digunakan dalam dunia medis untuk membantu proses pembiusan. Namun dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah negara menemukan penyalahgunaan etomidate yang dicampurkan ke dalam cairan rokok elektronik atau vape.

Karena itu, keberadaan zat tersebut dalam cartridge vape menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Polisi perlu memastikan apakah kandungan yang ditemukan benar-benar termasuk zat yang dilarang atau penggunaannya melanggar ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

Pemeriksaan laboratorium menjadi tahapan penting dalam proses penyidikan. Hasil analisis tersebut nantinya akan menentukan langkah hukum berikutnya, termasuk status barang bukti dan kemungkinan pasal yang dapat diterapkan.

Kasus yang menyeret nama Julia Prastini ini pun dengan cepat menjadi perbincangan publik. Sebagai figur yang dikenal luas melalui media sosial, setiap perkembangan terkait dirinya mendapat perhatian besar dari warganet.

Namun para pengamat hukum mengingatkan bahwa proses hukum harus tetap dijalankan berdasarkan asas praduga tak bersalah. Penangkapan seseorang tidak serta-merta berarti yang bersangkutan telah terbukti melakukan tindak pidana.

Dalam sistem hukum Indonesia, seseorang yang diamankan atau diperiksa masih memiliki hak untuk memberikan keterangan dan membela diri. Penetapan tersangka hingga pembuktian di pengadilan memerlukan proses yang panjang serta didasarkan pada alat bukti yang cukup.

Karena itu, informasi yang beredar saat ini masih merupakan tahap awal dari proses penyidikan yang sedang berjalan. Polisi masih harus mendalami berbagai aspek, mulai dari kepemilikan barang bukti, asal-usul cartridge vape, hasil uji laboratorium, hingga keterangan para saksi yang berada di lokasi.

Selain itu, penyidik juga akan menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan temuan barang bukti tersebut. Langkah ini lazim dilakukan dalam setiap penyidikan kasus narkotika maupun perkara yang berkaitan dengan zat tertentu yang diduga disalahgunakan.

Hingga kini, kepolisian belum menyampaikan secara rinci hasil pemeriksaan laboratorium maupun perkembangan status hukum terbaru terhadap Julia Prastini. Publik masih menunggu hasil pendalaman penyidik untuk mengetahui secara jelas duduk perkara yang sebenarnya.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa penyalahgunaan zat tertentu, termasuk yang diduga dicampurkan dalam perangkat vape, menjadi perhatian aparat dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, hasil penyelidikan yang sedang berlangsung akan menjadi penentu arah penanganan perkara sekaligus memberikan kejelasan mengenai dugaan yang saat ini tengah berkembang di masyarakat.

Untuk sementara, polisi memastikan bahwa dua teman yang berada bersama Jule saat penangkapan tidak terlibat dalam perkara tersebut. Sementara empat cartridge vape yang disita masih menjadi fokus pemeriksaan guna memastikan kandungan zat di dalamnya serta keterkaitannya dengan dugaan pelanggaran hukum yang sedang diselidiki.