Iklan
Iklan
Transportasi

KAI Commuter Minta Maaf Usai Stasiun Karet Ditutup, Ini Penjelasannya

KAI Commuter meminta maaf atas keluhan penumpang setelah Stasiun Karet ditutup. Simak alasan penutupan dan fasilitas pengganti yang disiapkan.

KAI Commuter Minta Maaf Usai Stasiun Karet Ditutup, Ini Penjelasannya
Foto: KAI Commuter meminta maaf atas keluhan penumpang setelah Stasiun Karet ditutup. Simak alasan penutupan dan fasilitas pengganti yang disiapkan.

JAKARTA – PT KAI Commuter menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat menyusul munculnya keluhan setelah layanan naik dan turun penumpang di Stasiun Karet dihentikan.

Mulai 1 September 2026, pengguna Commuter Line yang sebelumnya melakukan perjalanan melalui Stasiun Karet dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru atau BNI City. Kebijakan tersebut dilakukan seiring pembangunan dan penataan kawasan integrasi antarmoda.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan pihaknya memahami adanya ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna selama proses pembangunan berlangsung.

“Kami memahami bahwa dalam proses pembangunan area integrasi ini, tentunya ada ketidaknyamanan bagi pengguna komuter lain. Sehingga kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” ujar Karina di Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Bagian dari Proyek Integrasi Antarmoda

KAI Commuter menjelaskan bahwa penghentian layanan penumpang di Stasiun Karet merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk mengintegrasikan kawasan Stasiun Karet dengan Stasiun Sudirman Baru atau BNI City.

Menurut Karina, BNI City dipilih sebagai pusat layanan pengganti karena memiliki kapasitas penumpang dan fasilitas yang lebih optimal.

Penataan tersebut nantinya diarahkan untuk membentuk kawasan integrasi yang dapat mendukung mobilitas masyarakat, termasuk konektivitas dengan moda transportasi lainnya.

Sebelumnya, KAI Commuter juga menyampaikan bahwa perjalanan Commuter Line pada lintas Kampung Bandan/Cikarang tetap berjalan. Perubahan utama berada pada lokasi naik dan turun penumpang yang sebelumnya dilakukan di Stasiun Karet dan kini dialihkan ke BNI City.

Fasilitas Penunjang Disiapkan

Untuk mengurangi dampak selama masa pembangunan, KAI Commuter menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung bagi pengguna.

Beberapa di antaranya berupa tambahan penerangan di sekitar kawasan serta tenda pelindung di sepanjang jalur pejalan kaki menuju Stasiun Sudirman Baru atau BNI City.

KAI Commuter juga memberikan perhatian terhadap pengguna layanan prioritas. Kursi roda disediakan dan petugas ditempatkan di sejumlah akses sekitar eks Stasiun Karet untuk membantu mobilitas penumpang.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari mitigasi pelayanan selama proses integrasi kawasan berlangsung.

Nantinya Ada Travelator

KAI Commuter juga menyiapkan fasilitas travelator sebagai bagian dari pengembangan kawasan integrasi.

Fasilitas tersebut direncanakan membantu pengguna berpindah dari akses pintu Karet menuju Stasiun Sudirman Baru atau BNI City.

Dengan pembangunan integrasi ini, kawasan Stasiun Karet nantinya tidak hanya berfungsi sebagai akses menuju layanan kereta, tetapi juga menjadi bagian dari konektivitas antarmoda yang lebih terintegrasi.

KAI Commuter mengimbau pengguna yang sebelumnya menggunakan Stasiun Karet untuk menyesuaikan perjalanan dengan menggunakan akses menuju Stasiun Sudirman Baru atau BNI City serta mengikuti petunjuk dan arahan petugas di lapangan.

Penutupan layanan penumpang di Stasiun Karet diharapkan menjadi bagian dari proses penataan transportasi perkotaan yang pada akhirnya dapat memberikan akses dan fasilitas perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat.

✓ Anda sedang membaca versi lengkap (3 halaman digabung). Kembali ke tampilan per halaman