KAI Recall 7 Trainset KRL Buatan INKA, Ada Komponen yang Perlu Ditingkatkan
KAI menarik tujuh trainset KRL iE305/CLI-225 buatan INKA setelah menemukan satu komponen yang perlu ditingkatkan. Pemeriksaan dan perawatan dilakukan bertahap sebelum rangkaian kembali beroperasi.

JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menarik kembali tujuh rangkaian kereta rel listrik (KRL) iE305/CLI-225 buatan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA dari operasional.
Penarikan tersebut dilakukan setelah ditemukan komponen yang dinilai perlu ditingkatkan untuk menjaga keandalan operasional kereta.
Informasi mengenai penarikan tujuh trainset tersebut disampaikan Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Bobby mengatakan, proses recall telah dilakukan sekitar tiga pekan sebelum rapat tersebut. Langkah tersebut diambil setelah KAI melakukan pemeriksaan terhadap rangkaian KRL yang telah digunakan untuk melayani penumpang.
“3 minggu lalu kami me-recall 7 unit trainset kereta INKA,” ujar Bobby dalam rapat tersebut.
Menurut Bobby, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan INKA sebagai produsen. Dari proses pemeriksaan tersebut, ditemukan satu komponen yang membutuhkan peningkatan.
“Kami pengecekan ulang dengan melibatkan INKA. Ada 1 komponen yang perlu ditingkatkan. Kami sudah memiliki solusi,” kata Bobby.
KAI kemudian memutuskan menarik seluruh tujuh trainset untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan.
Penarikan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan rangkaian yang kembali digunakan telah memenuhi persyaratan keandalan dan keselamatan operasional.
Satu Trainset Sudah Kembali
Proses perawatan terhadap tujuh trainset tersebut kini dilakukan secara bertahap. Bobby menyebut satu rangkaian telah dinyatakan siap untuk kembali beroperasi, sedangkan satu trainset lainnya telah menyelesaikan proses perawatan pada Rabu (23/9).
“1 trainset untuk kembali beroperasi, hari ini 1 trainset selesai perawatan,” ujar Bobby.
Sebelumnya, KAI bersama INKA memang telah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh trainset iE305/CLI-225. KAI menyatakan pemeriksaan mencakup sistem, komponen teknis, serta aspek keselamatan sebelum rangkaian dikembalikan ke layanan.
KAI melalui keterangan resminya pada 16 September 2026 menyebut satu trainset saat itu berada dalam tahap akhir pengecekan. Enam trainset lainnya dijadwalkan diselesaikan secara bertahap, dengan tiga unit ditargetkan selesai pada 25 September dan tiga unit berikutnya pada 9 Oktober 2026.
Penarikan Berdampak pada Layanan KRL
Penarikan tujuh trainset dilakukan di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan Commuter Line Jabodetabek.
Sebelumnya, penarikan tujuh rangkaian tersebut berdampak terhadap perjalanan KRL, terutama pada lintasan Bogor-Jakarta Kota. Penyesuaian perjalanan dilakukan untuk mengantisipasi berkurangnya jumlah rangkaian yang tersedia.
KAI menyebut kebutuhan terhadap armada KRL terus meningkat. Data perusahaan menunjukkan jumlah pengguna KRL Jabodetabek mencapai 401 juta pelanggan sepanjang 2025. Sementara itu, hingga Januari-Agustus 2026, jumlah pelanggan telah mencapai 277,2 juta.
Karena itu, proses pemeriksaan dan pengembalian trainset menjadi bagian penting dalam menjaga kapasitas layanan Commuter Line Jabodetabek.
Bukan Hanya Masalah Recall
Persoalan KRL buatan INKA yang disampaikan KAI kepada DPR juga mencakup keterlambatan pengiriman armada baru.
Dari total 16 trainset KRL iE305/CLI-225 yang dipesan KAI kepada INKA, baru tujuh rangkaian yang telah diterima dan beroperasi. Sembilan trainset lainnya masih belum diterima dan disebut mengalami keterlambatan lebih dari satu tahun.
Bobby menjelaskan, keterlambatan tersebut berkaitan dengan kapasitas produksi INKA. Menurut penjelasannya, INKA sebelumnya memproyeksikan mampu memproduksi sekitar delapan trainset per tahun. Namun, realisasinya berada di kisaran dua hingga tiga trainset per tahun.
Di sisi lain, KAI juga memiliki pesanan 11 trainset dari produsen CRRC asal China. Menurut keterangan Bobby, seluruh rangkaian tersebut telah tiba dan mulai beroperasi.
KAI Pastikan Pemeriksaan Berjalan Bertahap
KAI dan INKA masih melanjutkan proses pemeriksaan terhadap tujuh trainset yang ditarik. Setiap rangkaian yang selesai menjalani pemeriksaan akan dikembalikan kepada KAI Commuter untuk mendukung kebutuhan operasional sesuai kondisi layanan.
KAI menegaskan pemeriksaan dilakukan dengan memperhatikan sistem teknis dan aspek keselamatan sebelum rangkaian kembali digunakan.
Dengan adanya temuan pada satu komponen tersebut, proses recall menjadi langkah teknis yang dilakukan KAI bersama INKA untuk memastikan rangkaian yang digunakan kembali berada dalam kondisi yang memenuhi standar operasional.
Hingga Rabu (23/9/2026), proses pengembalian tujuh trainset masih berlangsung secara bertahap. KAI menyatakan telah memiliki solusi terhadap komponen yang perlu ditingkatkan dan proses perawatan terus dikebut agar armada dapat kembali mendukung layanan KRL Jabodetabek.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.




