Iklan
Transportasi

Awas Ketinggalan Kereta, KAI Ingatkan Penumpang Datang Lebih Awal

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau penumpang tiba satu jam sebelum keberangkatan kereta. Fasilitas Face Recognition catat 2,47 juta penggunaan untuk boarding praktis.

Awas Ketinggalan Kereta, KAI Ingatkan Penumpang Datang Lebih Awal
Foto: Penumpang di Stasiun Gambir. (Sumber : Dok Humas KAI Daop 1 Jakarta).

Ringkasan Berita:

  • KAI Daop 1 Jakarta menyarankan penumpang tiba setidaknya satu jam sebelum keberangkatan untuk proses boarding yang tenang.
  • ​Sepanjang September 2026, lebih dari 1,6 juta penumpang KAJJ tercatat melakukan pergerakan di wilayah Daop 1 Jakarta.
  • ​KAI terus mendorong penggunaan face recognition yang diklaim telah mencatat lebih dari 2,4 juta kali penggunaan sepanjang 2026.

JAKARTA, semualini.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta kembali mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya manajemen waktu sebelum melakukan perjalanan. 

Pihak KAI mengimbau para penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) agar tiba di stasiun setidaknya satu jam sebelum jadwal keberangkatan.

​Langkah antisipasi ini ditekankan guna menghindari kepanikan dan memastikan proses pemeriksaan tiket (boarding) berjalan lancar. 

Imbauan ini semakin krusial mengingat tingginya tren mobilitas warga. Tercatat, sepanjang September 2026 saja, tujuh stasiun utama di bawah naungan Daop 1 Jakarta melayani pergerakan 1.626.534 penumpang.

​"Kami menyarankan pelanggan datang setidaknya satu jam sebelum jadwal keberangkatan. Dengan datang lebih awal, pelanggan memiliki waktu yang cukup untuk melakukan boarding, memastikan nomor kereta dan tempat duduk, serta menuju peron dengan lebih nyaman tanpa terburu-buru," ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo dalam keterangan persnya, Jumat (16/10/2026).

​Fasilitas Pemindai Wajah Semakin Diminati

Untuk memecah antrean dan mempercepat arus penumpang, KAI juga terus menggenjot penggunaan fasilitas face recognition (pemindai wajah) di Stasiun Gambir, Pasar Senen, dan Bekasi. 

Teknologi ini terbukti efisien; tercatat ada 2.473.701 kali penggunaan sejak Januari hingga September 2026.

Iklan

​Fasilitas ini diklaim tak hanya memangkas waktu birokrasi pengecekan tiket, tetapi juga selaras dengan kampanye ramah lingkungan KAI karena menekan kebutuhan cetak kertas tiket.

​"Pelanggan yang sudah terdaftar cukup melakukan pemindaian wajah di boarding gate. Fasilitas ini memudahkan proses pemeriksaan sehingga pelanggan tidak perlu menunjukkan tiket dan identitas secara berulang pada proses boarding," terang Franoto.

​"Pemanfaatan face recognition tidak hanya memberikan kemudahan bagi pelanggan, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi digital KAI yang mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan," imbuhnya menegaskan komitmen hijau perusahaan.

​Perhatikan Stasiun Keberangkatan

Dari data statistik terakhir, Stasiun Pasar Senen masih menjadi titik keberangkatan paling sibuk dengan 302.120 penumpang pada bulan September, disusul Stasiun Gambir (288.695 pelanggan). 

Oleh karena itu, ketepatan waktu calon penumpang sangat diuji, mengingat kelalaian sedikit saja dapat berakibat fatal berupa tertinggal rangkaian kereta.

​Sebagai penutup, Franoto kembali mengingatkan pelanggan agar selalu teliti memeriksa rincian tiket sebelum berangkat dari rumah.

​"Pastikan stasiun keberangkatan sesuai dengan yang tertera pada tiket, siapkan identitas diri, dan perhatikan informasi perjalanan. Kami mengajak pelanggan merencanakan waktu perjalanan menuju stasiun dengan baik agar tidak tertinggal kereta," tutup Franoto Wibowo.

Iklan

Komentar

Komentar ditinjau dulu sebelum tampil. Mohon gunakan bahasa yang sopan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.