Golkar Depok Menuju 2029: Setelah Naik Kursi, Kini Diuji Kasus Fahd Arafiq
Golkar Depok meraih 7 kursi pada Pemilu 2024. Kasus Fahd Arafiq kini menjadi dinamika baru menjelang pertarungan politik 2029.

Apakah Golkar Depok akan kembali mengalami penurunan seperti kekhawatiran sebagian pihak?
Jawabannya belum dapat dipastikan.
Data yang tersedia justru menunjukkan dua sisi. Pada 2019 Golkar meraih lima kursi DPRD Kota Depok, kemudian meningkat menjadi tujuh kursi pada 2024. Di sisi lain, partai kini menghadapi tantangan baru berupa dinamika internal dan sorotan hukum terhadap Fahd Arafiq.
Karena itu, pertarungan menuju 2029 bukan sekadar mempertahankan angka tujuh kursi. Golkar harus membuktikan apakah peningkatan pada 2024 merupakan tren yang dapat dipertahankan melalui kekuatan organisasi atau sangat bergantung pada figur tertentu.
Bagi pemilih Depok, perkembangan tersebut akan menjadi salah satu dinamika politik lokal yang menarik untuk diamati dalam tiga tahun ke depan.
Pada akhirnya, angka lima kursi pada 2019 dan tujuh kursi pada 2024 merupakan fakta sejarah elektoral. Sementara apakah angka tersebut akan naik atau turun pada 2029 masih menjadi pertanyaan yang jawabannya baru akan terlihat setelah proses politik berikutnya berlangsung.
Yang jelas, perjalanan Golkar Depok menuju 2029 telah memasuki babak baru: mempertahankan hasil 2024, menghadapi dinamika hukum, dan membangun kekuatan politik yang tidak bergantung pada satu figur.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.




