Aliansi Gibran Duga Ada Upaya Jegal Pemerintahan
Aliansi Gibran merespons gugatan Denny Indrayana ke MK terkait pencalonan Gibran dan mempertanyakan waktu pengajuan PHPU Pilpres 2024.

Karena itu, Reyhan mempertanyakan alasan gugatan kembali diajukan ketika pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran telah berjalan hampir dua tahun.
“Denny Indrayana ini kan seorang pakar hukum tata negara, harusnya lebih memahami aturan mekanisme pemilihan umum,” katanya.
Reyhan juga mempertanyakan apakah gugatan tersebut berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Apa ada upaya melakukan penjegalan pemerintahan Prabowo-Gibran yang sedang membangun perekonomian Indonesia?” ujarnya.
Lebih lanjut, Reyhan menduga terdapat kekuatan politik tertentu yang mendukung langkah Denny Indrayana. Ia menilai kemunculan kembali isu tersebut perlu dilihat secara lebih luas.
“Saya menduga ada partai besar yang membackingi aksi Denny Indrayana, tidak mungkin seorang Denny Indrayana muncul begitu saja ke publik,” ucapnya.
Reyhan turut menyinggung persoalan hukum yang pernah dikaitkan dengan Denny Indrayana serta keberadaannya di Australia. Ia meminta aparat penegak hukum memperhatikan kembali persoalan tersebut.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.




