Iklan
Iklan
Nasional

BGN Minta Yayasan Turun Langsung ke Dapur MBG

BGN mengubah pola pengelolaan dapur MBG dengan meminta yayasan mitra ikut hadir, mengawasi, dan memastikan operasional sesuai SOP.

BGN Minta Yayasan Turun Langsung ke Dapur MBG
Foto: BGN Minta Yayasan Turun Langsung ke Dapur MBG, Kepala BGN Sudaryono. (Ist)

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong perubahan pola pengelolaan dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yayasan mitra tidak lagi dipandang hanya sebagai pihak yang membangun dapur, tetapi harus ikut bertanggung jawab memastikan operasional berjalan sesuai standar.

Kepala BGN menilai keberhasilan dapur MBG tidak cukup hanya mengandalkan kepala dapur. Keterlibatan aktif yayasan menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan kualitas makanan dan pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP).

“Paradigma ini saya ingin ubah bahwa mitra dan yayasan ini adalah mitra, namanya mitra, mitranya BGN,” ujarnya, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, pola lama cenderung membuat dapur yang telah dibangun yayasan kemudian diserahkan kepada kepala dapur untuk dikelola. Kondisi tersebut dinilai membuat kualitas operasional terlalu bergantung pada individu yang ditunjuk sebagai kepala dapur.

BGN kini ingin hubungan antara yayasan mitra dan badan tersebut lebih aktif. Yayasan diminta ikut hadir dan memastikan dapur yang mereka miliki dikelola secara benar.

“Yayasan punya kedudukan yang sama dengan BGN, untuk memastikan bahwa jalannya dapur yang Anda punya itu dikelola dengan benar,” katanya.

Keterlibatan tersebut mencakup pengawasan terhadap kepala dapur dan seluruh tim yang bekerja di dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Mereka diharapkan menjalankan tugas sesuai SOP, mulai dari pengadaan bahan hingga proses memasak dan penyajian makanan.