Tindak Lanjuti Keluhan Warga, BTP Jakarta Minta Perbaikan Eskalator Stasiun Bojong Gede Dikebut
BTP Kelas I Jakarta, Pemkab Bogor, dan PT KCI berkoordinasi mempercepat perbaikan 2 unit eskalator rusak di Stasiun Bojong Gede yang telah dianggarkan Pemda.

Ringkasan Berita:
- Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Jakarta berkoordinasi dengan Pemkab Bogor dan PT KCI untuk mempercepat perbaikan eskalator rusak di Stasiun Bojong Gede.
- Pemerintah Kabupaten Bogor secara resmi telah menganggarkan biaya perawatan dua unit eskalator yang pengerjaannya dijadwalkan berjalan dalam waktu dekat.
- Pengguna KRL diimbau tetap bersabar selama proses perbaikan berlangsung serta menjaga ketertiban saat fasilitas kembali beroperasi.
BOJONG GEDE, semualini.com – Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Jakarta menindaklanjuti secara cepat keluhan masyarakat terkait matinya fasilitas eskalator di Stasiun Bojong Gede, Kabupaten Bogor.
Langkah perbaikan diwujudkan melalui rapat koordinasi intensif bersama Pemerintah Kabupaten Bogor, Kepala Stasiun Bojong Gede, serta perwakilan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).
Pertemuan lintas instansi tersebut membuahkan kepastian alokasi anggaran dan jadwal pengerjaan perbaikan dua unit eskalator yang kerap dikeluhkan para pengguna jasa Commuter Line.
"Kami telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, Kepala Stasiun Bojong Gede, perwakilan KCI, serta unsur terkait," kata Kepala BTP Kelas I Jakarta, Denny Michels Adlan, dalam keterangannya di Bogor, Rabu (28/10/2026).
Denny menjelaskan bahwa pihak Pemkab Bogor menunjukkan respons aktif dengan mengalokasikan anggaran khusus pemeliharaan guna menangani kerusakan sarana penunjang pergerakan penumpang di kawasan stasiun tersebut.
"Alhamdulillah, sudah ada titik terang karena kegiatan perawatan eskalator telah dianggarkan oleh pemerintah daerah dan direncanakan segera dilaksanakan," ujar Denny memperjelas perkembangan penanganan fasilitas publik.
BTP Jakarta berharap eksekusi pengerjaan fisik di lapangan dapat berjalan tanpa kendala agar kenyamanan mobilitas harian ribuan komuter yang melintasi Stasiun Bojong Gede bisa kembali pulih secara optimal.
"Kami berharap perbaikan ini dapat segera terealisasi sehingga fasilitas tersebut kembali berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tutur Denny menaruh harapan besar pada percepatan pengerjaan teknis.
Sembari menunggu proses perbaikan fisik diselesaikan oleh tim teknis Pemkab Bogor, pihak BTP Kelas I Jakarta meminta para pengguna transportasi kereta api untuk tetap bersabar dan mengutamakan keselamatan.
"Sambil menunggu proses perbaikan selesai, masyarakat diimbau untuk bersabar," terang Denny menyampaikan imbauannya kepada para pengguna KRL.
Selain itu, pihak otoritas perkeretaapian juga menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam merawat fasilitas publik pasca-perbaikan demi mencegah potensi kerusakan berulang serta mengurangi risiko kecelakaan.
"Setelah eskalator kembali beroperasi, pengguna diharapkan menggunakan fasilitas tersebut dengan tertib, tidak berlari, serta memperhatikan keselamatan selama berada di eskalator untuk mengurangi risiko gangguan maupun kecelakaan," tegas Denny membeberkan tata cara penggunaan eskalator yang aman.
Sinergi antarpemangku kepentingan ini diharapkan dapat terus terjaga dalam pemeliharaan sarana prasarana publik secara konsisten dan berkelanjutan di seluruh wilayah operasional perkeretaapian.
"Diharapkan, upaya perbaikan dan pemeliharaan fasilitas dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," pangkas Denny Michels Adlan.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.



