Iklan
Iklan
Transportasi

KAI Daop 1 Pantau Sebaran Abu Erupsi Anak Krakatau, Perjalanan KA Tetap Aman

KAI Daop 1 Jakarta meningkatkan pemantauan jalur dan stasiun menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Perjalanan kereta api masih aman dan lancar.

KAI Daop 1 Pantau Sebaran Abu Erupsi Anak Krakatau, Perjalanan KA Tetap Aman
Foto: KAI Daop 1 Pantau Sebaran Abu Erupsi Anak Krakatau, Perjalanan KA Tetap Aman. (ist)

JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta meningkatkan pemantauan terhadap jalur kereta api dan sejumlah stasiun menyusul sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9).

Meski abu vulkanik terpantau di sejumlah wilayah, kondisi tersebut hingga kini belum mengganggu keselamatan maupun kelancaran perjalanan kereta api di wilayah operasional KAI Daop 1 Jakarta.

Perjalanan kereta api masih berlangsung aman dan sesuai dengan kondisi operasional yang berlaku. KAI juga menyiagakan petugas untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan situasi di lapangan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan aspek keselamatan menjadi perhatian utama perusahaan dalam menghadapi kondisi tersebut.

“Kami memastikan aspek keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama. Sampai saat ini perjalanan KA di wilayah Daop 1 Jakarta tetap aman dan lancar,” ujar Franoto.

Menurut Franoto, petugas KAI telah ditempatkan di sejumlah stasiun serta sepanjang jalur kereta api untuk melakukan pemantauan secara berkala.

Pemantauan tidak hanya dilakukan terhadap kondisi rel dan stasiun, tetapi juga mencakup jarak pandang masinis selama perjalanan.

“Petugas kami terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jalur, stasiun, serta jarak pandang masinis di sepanjang perjalanan,” katanya.

KAI Pantau Perkembangan Abu Vulkanik

KAI Daop 1 Jakarta juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau serta arah pergerakan abu vulkanik.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi apabila kondisi di lapangan berubah dan berpotensi memengaruhi operasional perjalanan kereta api.

Franoto memastikan setiap perubahan kondisi akan ditindaklanjuti sesuai prosedur keselamatan yang berlaku.

“Apabila terdapat perubahan kondisi yang berpotensi memengaruhi perjalanan KA, KAI akan melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur keselamatan yang berlaku,” ujarnya.

Hingga saat ini, belum terdapat gangguan yang menyebabkan perjalanan kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta harus dihentikan akibat sebaran abu vulkanik tersebut.

Pelanggan Diminta Tidak Khawatir

KAI mengimbau masyarakat dan pelanggan kereta api tetap tenang serta tidak khawatir melakukan perjalanan.

Menurut Franoto, kondisi jalur dan operasional akan terus dipantau secara intensif. Keputusan terkait perjalanan kereta api akan selalu mempertimbangkan aspek keselamatan pelanggan dan petugas.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Kami terus memantau kondisi secara intensif dan akan mengutamakan keselamatan pelanggan, petugas, maupun perjalanan KA dalam setiap pengambilan keputusan operasional,” kata Franoto.

KAI juga meminta pelanggan mengikuti arahan petugas di stasiun maupun selama berada di dalam kereta. Informasi mengenai perjalanan juga disarankan diperoleh melalui kanal resmi KAI agar masyarakat tidak menerima informasi yang keliru.

“Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu mengikuti arahan dan informasi dari petugas di stasiun maupun di dalam perjalanan KA,” ujar Franoto.

KAI Daop 1 Jakarta memastikan pemantauan akan terus dilakukan selama aktivitas Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik masih berkembang.

Apabila terdapat perubahan kondisi yang berdampak terhadap perjalanan kereta api, KAI akan menyampaikan informasi dan melakukan penyesuaian operasional sesuai prosedur keselamatan.