Demi Keandalan KRL, KAI Properti Rutin Rawat Jaringan LAA
KAI Properti merawat 513,9 km jaringan LAA di 15 resor Jabodetabek untuk menjaga keandalan operasional KRL.

JAKARTA – KAI Properti melakukan pemeliharaan jaringan Listrik Aliran Atas (LAA) sepanjang 513,926 kilometer di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta. Pemeliharaan tersebut dilakukan untuk menjaga kesiapan infrastruktur yang mendukung operasional Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek.
Pemeliharaan jaringan LAA mencakup 15 resor di wilayah Jabodetabek dengan melibatkan 78 pekerja. Kegiatan dilakukan secara rutin setiap hari sepanjang tahun dengan menyesuaikan pola perjalanan KRL.
Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, mengatakan pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan sistem pendukung operasional kereta api.
“Operasional kereta api didukung oleh berbagai infrastruktur yang harus dijaga kondisinya secara berkelanjutan. Pemeliharaan LAA dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya memastikan sistem elektrifikasi tetap berfungsi dengan baik,” ujar Bramantya.
Kegiatan pemeliharaan meliputi pemeriksaan kondisi jaringan, perbaikan komponen, hingga pengadaan material pendukung apabila diperlukan.
Untuk menjaga kelancaran perjalanan KRL, pemeriksaan kondisi jaringan dilakukan pada siang hari. Sementara itu, pekerjaan perbaikan dilaksanakan pada malam hari setelah perjalanan KRL selesai beroperasi.
Adapun 15 resor yang masuk dalam cakupan pemeliharaan meliputi Rangkasbitung, Parung Panjang, Serpong, Tanah Abang, Duri, Jakarta Kota, Pasar Senen, Bandara Soekarno-Hatta, Manggarai, Jatinegara, Cikarang, Pasar Minggu, Depok, Bogor, dan Nambo.
Selain pemeliharaan rutin, KAI Properti juga melakukan penggantian 180 isolator EPC (Engineering, Procurement, and Construction) di sejumlah petak jalur KRL Jabodetabek. Hingga saat ini, pekerjaan tersebut telah mencapai sekitar 70 persen.
Isolator merupakan salah satu komponen penting pada sistem LAA yang berfungsi sebagai penyekat antara penghantar listrik dengan struktur pendukungnya. Penggantian dilakukan terhadap komponen yang telah mencapai masa pakai guna menjaga keamanan dan keandalan sistem elektrifikasi.
Bramantya menjelaskan, penggantian komponen dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil pemeriksaan dan kondisi infrastruktur.
“Setiap komponen memiliki masa pakai dan kondisi yang perlu dipantau secara berkala. Karena itu, selain melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan rutin, kami juga melakukan penggantian terhadap komponen yang telah mencapai masa pakainya,” katanya.
Sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari pekerjaan penggantian isolator antara lain
Cikoya–Maja, Emplasemen Maja, Daru–Tenjo, Pondok Ranji–Jurangmangu, Sudimara–Rawabuntu, Tanah Abang–Palmerah, Angke–Kampung Bandan, Buaran–Klender Baru, Cawang–Duren Kalibata, Lenteng Agung–Universitas Pancasila, Universitas Pancasila–Universitas Indonesia, hingga Citayam–Bogor.
Melalui pemeliharaan dan penggantian komponen tersebut, KAI Properti berupaya menjaga kesiapan jaringan LAA yang menjadi salah satu infrastruktur utama dalam mendukung operasional KRL Jabodetabek.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.




