Iklan
Iklan
Nasional

Prabowo: Tidak Boleh Ada Anak Indonesia Berangkat Sekolah Kelaparan

Dalam pidato di hadapan keluarga besar Gontor, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada anak Indonesia yang kekurangan gizi maupun berangkat sekolah dalam keadaan lapar. Ia juga menekankan pentingnya menghapus kemiskinan dari Indonesia.

Prabowo: Tidak Boleh Ada Anak Indonesia Berangkat Sekolah Kelaparan
Foto: Presiden Prabowo Hadiri Syukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, 19 September 2026.( Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden RI) .

PONOROGO – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pengentasan kemiskinan dan perbaikan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan di hadapan keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor.

Dalam suasana yang hangat dan penuh interaksi dengan para santri, Prabowo beberapa kali mendapat respons spontan dari peserta yang hadir. Bahkan sebelum menyelesaikan kalimatnya, para santri sudah dapat menebak maksud yang hendak ia sampaikan.

Momen itu sempat membuat Prabowo tersenyum dan memuji para santri Gontor yang menurutnya memiliki kecerdasan serta kepekaan tinggi dalam memahami arah pembicaraan.

"Santri-santriwati Gontor ini luar biasa. Sebelum saya bicara dia sudah tahu apa yang saya mau ngomong," ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Di tengah pidatonya, Prabowo kemudian mengarahkan perhatian pada salah satu persoalan yang menurutnya masih menjadi pekerjaan besar bangsa Indonesia, yakni masalah gizi dan kemiskinan.

Ia menegaskan bahwa anak-anak Indonesia tidak boleh mengalami kekurangan gizi karena kondisi tersebut akan memengaruhi kualitas sumber daya manusia pada masa mendatang.

Menurutnya, pendidikan yang baik harus didukung oleh kondisi kesehatan yang baik pula. Karena itu, persoalan gizi tidak bisa dipisahkan dari upaya menciptakan generasi unggul.