Iklan
Iklan
Nasional

Muhaimin Iskandar Soroti Persaingan Perguruan Tinggi di Era AI

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengingatkan lulusan perguruan tinggi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan.

Muhaimin Iskandar Soroti Persaingan Perguruan Tinggi di Era AI
Foto: Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. (Sumber : Tangkapan Layar Tiktok Muhaimin Iskandar)

Menurut Muhaimin, kondisi tersebut menuntut masyarakat, khususnya generasi muda dan lulusan perguruan tinggi, untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi.

Kemampuan beradaptasi menjadi penting agar manusia tetap mampu menempatkan dirinya secara tepat di tengah perkembangan berbagai bentuk kecerdasan buatan.

“Apa yang terjadi adalah keadaan di mana kita harus betul-betul mampu mengadaptasikan diri dan memposisikan diri di tengah berbagai kecerdasan buatan,” kata Muhaimin.

NILAI KEMANUSIAAN TETAP MENJADI PEGANGAN

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, Muhaimin mengingatkan agar kemajuan tersebut tidak membuat manusia kehilangan nilai-nilai kemanusiaannya.

Menurutnya, penguasaan teknologi perlu berjalan beriringan dengan kemampuan manusia menjaga nilai, karakter, dan tanggung jawab sosial.

Pesan tersebut menjadi penting bagi para lulusan perguruan tinggi yang akan memasuki kehidupan profesional dan masyarakat dengan tantangan yang semakin kompleks.

Muhaimin melihat perubahan teknologi bukan hanya menghadirkan peluang, tetapi juga menuntut kemampuan manusia untuk terus melakukan penyesuaian.

PERSAINGAN TAK LAGI SEKADAR ANTARPERGURUAN TINGGI

Dalam sambutannya, Muhaimin menggambarkan perubahan skala persaingan yang harus dihadapi generasi muda.

Persaingan tidak lagi hanya terjadi antarperguruan tinggi, tetapi berkembang menjadi persaingan antarwilayah, antarprovinsi, hingga antarbangsa.

“Tidak saja persaingan antarperguruan tinggi, antarwilayah, antarprovinsi, antarbangsa,” ujar Cak Imin.