Iklan
Nasional

Ketua Ombudsman Pantau Seleksi Taruna Poltekim di Depok

Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher pantau langsung tes kesehatan Calon Taruna Poltekim 2026 di RS Bhayangkara Depok demi pastikan seleksi transparan dan objektif.

Ketua Ombudsman Pantau Seleksi Taruna Poltekim di Depok
Foto: Ketua Ombudsman Pantau Seleksi Taruna Poltekim di Depok. (Sumber : Istimewa).

Ringkasan Berita:

  • Ketua Ombudsman RI meninjau langsung tes kesehatan calon taruna Poltekim 2026 di RS Bhayangkara Depok.
  • ​Pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi kedinasan berjalan transparan, akuntabel, dan objektif.
  • ​Kegiatan ini turut didampingi Dankorbrimob Ramdani Hidayat dan Plt. Kepala BPSDM Kemenimipas Muhammad Tito Andrianto.

DEPOK – Guna memastikan prinsip keterbukaan dalam penerimaan sekolah kedinasan, Ketua Ombudsman Republik Indonesia (RI) Nuzran Joher turun tangan langsung memantau tahapan seleksi Calon Taruna/Taruni Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) Tahun Anggaran 2026.

​Pemantauan difokuskan pada tahapan pemeriksaan kesehatan yang diselenggarakan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Depok, Jawa Barat, pada Rabu (14/10/2026). 

Langkah ini merupakan wujud pengawasan ketat Ombudsman terhadap pelayanan publik yang digelar oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI.

​Di lokasi, Nuzran meninjau secara mendetail kesiapan berbagai fasilitas serta peralatan medis yang digunakan oleh panitia dan tim dokter untuk memeriksa ratusan calon peserta.

​"Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa seluruh tahapan seleksi berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip penyelenggaraan pelayanan publik yang baik. Masyarakat berhak mendapatkan kepastian bahwa proses ini dilaksanakan secara objektif tanpa celah penyimpangan," tegas Nuzran Joher di sela-sela peninjauannya.

Iklan

​Menurut Nuzran, keterbukaan informasi dan pertanggungjawaban di setiap tahapan, terutama pada tes kesehatan yang bersifat krusial, sangat penting untuk menjaga muruah sekolah kedinasan yang bersih.

​Tidak hanya mengawasi prosedur, Ombudsman juga menaruh perhatian khusus pada proses pendataan rekam medis peserta. 

Nuzran mencontohkan bahwa temuan kondisi fisik seperti buta warna tidak hanya berfungsi sebagai syarat kelulusan, tetapi juga menyimpan data berharga.

​"Pendataan hasil pemeriksaan kesehatan peserta ini sangat penting. Data ini diharapkan tidak hanya berhenti di meja panitia seleksi, tetapi dapat menjadi bahan evaluasi komprehensif untuk memahami tren kondisi kesehatan generasi muda kita, sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan nasional ke depan," paparnya.

​Dalam kunjungan pengawasan tersebut, Ketua Ombudsman RI turut didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi yang memiliki wewenang dalam penyelenggaraan dan pengamanan seleksi. Tampak hadir Komandan Korps (Dankor) Brimob Polri, Ramdani Hidayat beserta jajarannya.

​Selain itu, hadir pula mendampingi jalannya pemantauan, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Imigrasi dan Pemasyarakatan Kemenimipas, Muhammad Tito Andrianto, yang turut memastikan bahwa seluruh prosedur internal kementerian berjalan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan.

Iklan

Komentar

Komentar ditinjau dulu sebelum tampil. Mohon gunakan bahasa yang sopan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.