Profil Suroso Isnandar, Dirut PLN Baru Pengganti Darmawan
Intip profil dan rekam jejak Suroso Isnandar, Dirut PLN baru pengganti Darmawan Prasodjo yang ahli di bidang kelistrikan hingga transisi energi.

Ringkasan Berita:
- Suroso Isnandar resmi menjabat Dirut PLN menggantikan Darmawan Prasodjo lewat RUPS daring, dengan tetap merangkap posisi lamanya sementara waktu.
- Komisaris PLN Andi Arief menilai Suroso sebagai sosok komplet yang paham teknis lapangan, manajemen risiko, hingga transisi energi hijau.
- Karier Suroso sangat mentereng sebagai "orang dalam", merangkak dari operasional wilayah, kepala IT, hingga menjabat berbagai posisi direksi.
JAKARTA – Kursi nomor satu di PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN resmi berganti. Pria kelahiran Klaten, 12 Agustus 1971, Suroso Isnandar, secara sah didapuk sebagai Direktur Utama (Dirut) PLN menggantikan Darmawan Prasodjo.
Keputusan strategis ini diketok dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar secara daring pada Rabu (14/10/2026) malam.
Komisaris PLN, Andi Arief, yang mengonfirmasi langsung perombakan jajaran direksi ini, menyebut bahwa penunjukan Suroso adalah langkah yang sangat tepat.
Menurutnya, Suroso bukanlah orang baru di tubuh perusahaan setrum pelat merah tersebut. Ia dikenal sebagai sosok teknokrat sejati dengan rekam jejak karier yang sangat komplet.
"Pak Suroso ini sosok yang sangat komplet. Beliau paham betul masalah operasional teknis di lapangan, menguasai manajemen risiko, dan punya visi yang tajam soal energi terbarukan. Penunjukan ini sangat tepat untuk menjawab tantangan kelistrikan ke depan," ungkap Komisaris PLN Andi Arief saat memberikan keterangan terkait hasil RUPS.
Pendidikan Mumpuni dan Karier dari Bawah
Penilaian Andi Arief sejalan dengan rekam jejak Suroso. Ia memiliki latar belakang akademik yang kuat, menamatkan pendidikan S1 Power System Engineering di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1994.
Suroso kemudian meraih gelar S2 Power System Engineering and Management dari University of Abertay, Inggris pada 1999, dan merengkuh gelar Doktor Teknik Elektro dari ITB pada 2025.
Sebagai "orang dalam" tulen, karier Suroso ditempa dari berbagai posisi operasional lintas divisi. Ia pernah menjabat sebagai General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi (2019–2021).
Setelah sukses di Sulawesi, ia ditarik mengamankan jaringan tersibuk di Tanah Air sebagai Pemimpin PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (2021–2022).
Kapasitasnya makin teruji saat dipercaya menjadi Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi (2022–2023).
Suroso kemudian melesat menjadi Direktur Manajemen Risiko pada September 2023, lalu bergeser menjadi Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) pada Juni 2025.
Terkait posisi lamanya di EBT, Andi Arief memastikan Suroso akan menjalankan tugas ganda sementara waktu.
"Dalam RUPS juga diputuskan bahwa Pak Suroso untuk sementara merangkap jabatan lamanya, sampai ada pejabat definitif yang mengisi posisi tersebut," jelas Andi.
Lebih lanjut, Andi meyakini estafet kepemimpinan ini akan berjalan mulus.
"Kami di jajaran komisaris sangat mengapresiasi transformasi yang telah dilakukan Pak Darmawan. Kami juga meyakini Pak Suroso, dengan rekam jejak menterengnya, mampu melanjutkan bahkan mempercepat estafet transformasi tersebut menuju arah yang lebih baik," tegas Andi Arief
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.


