Iklan
Nasional

Ekspor Beras RI Meluas: Dari Kawasan Regional Hingga Pasar Eropa

Kementan memberi sinyal ekspansi ekspor beras nasional ke mancanegara didukung cadangan stok 4,5 juta ton dan permintaan negara tetangga.

Ekspor Beras RI Meluas: Dari Kawasan Regional Hingga Pasar Eropa
Foto: Stok beras di gudang Bulog. (Sumber: Kementan)

Berdasarkan pencatatan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk rentang periode Januari hingga Agustus 2026, sektor beras nasional sukses menorehkan surplus produksi hingga 3,67 juta ton dari total estimasi hasil panen nasional sebesar 25,29 juta ton.

Cadangan beras pemerintah (CBP) di Perum Bulog yang berkisar antara 4,5 juta hingga 5,25 juta ton turut memperkuat posisi Indonesia. Pengiriman beras ke pasar global selama ini didominasi oleh segmen varietas khusus dan kualitas premium untuk menjangkau pangsa pasar khusus (niche market).

Iklan

Berikut adalah lima negara utama yang menjadi destinasi pengiriman beras asal Indonesia pada periode berjalan berdasarkan data BPS dan Kementan:

  1. Malaysia – Menjadi negara mitra penerima terbesar dengan realisasi tahap awal sebanyak 1.000 ton beras premium (dari potensi total kesepakatan 200.000 ton per tahun ke Sarawak).
  2. Singapura – Mengimpor beras varietas khusus dari Indonesia berjumlah 620 kg.
  3. Belanda – Mencatatkan pengiriman pasokan beras jenis khusus sebesar 10,44 ton.
  4. Uni Emirat Arab (UEA) – Menyerap komoditas beras hasil produksi nasional sebanyak 1,29 ton.
  5. Arab Saudi – Mencatat volume penerimaan beras nasional sebesar 594 kg.

Pengiriman beras menuju kawasan Malaysia menjadi pendorong utama kenaikan volume ekspor komoditas pangan Indonesia, melengkapi pengiriman beras varietas khusus menuju Eropa dan kawasan Timur Tengah.

Iklan

Komentar

Komentar ditinjau dulu sebelum tampil. Mohon gunakan bahasa yang sopan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.