Abu Anak Krakatau Mengancam Pernapasan, Kemenkes Minta Warga Lakukan 3 Hal Ini
Kemenkes meminta masyarakat terdampak abu vulkanik Anak Krakatau tetap di rumah jika memungkinkan, menggunakan masker KN95 dan kacamata saat keluar, serta membasahi abu sebelum dibersihkan.

"Kalau kita mau membersihkan abu, jangan disapu saat kering," tegasnya.
Abu terlebih dahulu perlu dibasahi menggunakan air. Dengan kondisi basah dan lembap, abu diharapkan tidak mudah kembali beterbangan ketika proses pembersihan dilakukan.
"Harus abunya disemprot dulu dengan air agar basah supaya abunya tidak terbang ke mana-mana saat kita bersihkan. Baru sesudah basah dan lembap, kita bersihkan," jelasnya.
Cara tersebut juga membantu mengurangi kemungkinan partikel abu kembali masuk ke udara dan kemudian terhirup oleh masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Kemenkes Koordinasi dengan BNPB dan BMKG
Kemenkes juga memastikan koordinasi terus dilakukan bersama lembaga terkait untuk memberikan informasi terbaru kepada masyarakat mengenai perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Kemenkes akan berkoordinasi dengan BNPB dan BMKG untuk segera memberikan update terus terhadap seluruh teman-teman apa yang harus dilakukan dalam menghadapi erupsi Anak Krakatau ini," ujar Budi.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.




