Houthi Peringatkan Negara Lain di Tengah Memanasnya Perang Yaman
Houthi memperingatkan negara lain agar tidak bergabung dengan Arab Saudi dalam konflik Yaman dan menyatakan masih membuka peluang perdamaian.

SANAA - Kelompok Houthi memperingatkan negara-negara lain agar tidak bergabung dengan Arab Saudi dalam konflik yang kembali meningkat di Yaman. Peringatan itu disampaikan Mohamed al-Bukhaiti, anggota biro politik Houthi, setelah kelompok tersebut memperluas pengaruhnya di pesisir barat Yaman hingga mendekati Selat Bab el-Mandeb.
Al-Bukhaiti mengatakan Houthi telah melakukan kontak tidak langsung dengan Amerika Serikat melalui Oman. Dalam komunikasi tersebut, Houthi menyatakan tidak menjadikan kapal-kapal Amerika Serikat maupun negara lain sebagai sasaran di Selat Bab el-Mandeb, dengan pengecualian terhadap kepentingan Arab Saudi.
Houthi Beri Peringatan kepada Negara yang Bergabung dengan Saudi
Al-Bukhaiti memperingatkan negara mana pun yang memilih terlibat dalam konflik Yaman bersama Arab Saudi.
Ia mengatakan Houthi memiliki kemampuan untuk menghadapi konflik di sejumlah front. Menurutnya, keterlibatan negara lain dalam operasi militer bersama Arab Saudi dapat memperluas konflik dari persoalan internal Yaman menjadi konflik yang melibatkan lebih banyak negara.
“Jika ada negara mana pun yang terlibat dalam agresi terhadap Yaman bersama Arab Saudi,” ujar Al-Bukhaiti.
Ia kemudian menegaskan bahwa situasi tersebut dapat berkembang menjadi konflik internasional.
“Hari ini, Yaman mampu melancarkan perang—bukan sekadar konflik internal, tetapi juga konflik internasional,” katanya.
Serangan terhadap Saudi Disebut Akan Berlanjut
Al-Bukhaiti mengatakan serangan Houthi terhadap Arab Saudi akan terus dilakukan selama Riyadh masih memberlakukan blokade terhadap wilayah-wilayah Yaman yang dikuasai kelompok tersebut.
Ia menyebut Houthi menginginkan akses kapal menuju pelabuhan-pelabuhan di Laut Merah yang berada di bawah kendali mereka. Setelah tuntutan tersebut dipenuhi, Houthi menyatakan terbuka untuk kembali melakukan perundingan.
Ketegangan meningkat setelah serangan udara yang menurut Houthi dilakukan koalisi pimpinan Arab Saudi menghantam Bandara Internasional Sanaa. Serangan tersebut disebut menghambat penerbangan dari Iran yang membawa delegasi Houthi.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.




