Supian Suri Tegaskan Semua Umat Beragama di Depok Punya Hak Sama Mendirikan Tempat Ibadah
Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan kesetaraan hak perizinan rumah ibadah dan mengapresiasi kenaikan 17 peringkat Indeks Kota Toleran Depok 2025.

Ringkasan Berita:
- Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan komitmen Pemkot Depok untuk menjamin kesetaraan proses perizinan rumah ibadah bagi seluruh umat beragama.
- Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Pesta Pembangunan, Gotilon, dan HUT ke-27 HKBP Limo, Ressort Cinere, Minggu (25/10/2026).
- Supian Suri mengapresiasi capaian Indeks Kota Toleran (IKT) 2025 versi Setara Institute di mana Kota Depok berhasil naik 17 peringkat.
DEPOK, semualini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang adil dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya dalam proses pendirian serta perizinan rumah ibadah dari semua pemeluk agama.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Depok, Supian Suri, saat menghadiri Pesta Pembangunan, Gotilon, dan HUT ke-27 HKBP Limo, Ressort Cinere, Minggu (25/10/2026).
Supian menekankan bahwa seluruh warga negara memiliki hak konstitusional yang sama untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.
Pemerintah daerah hadir untuk memastikan seluruh tahapan perizinan dapat ditempuh secara transparan dan kondusif sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Semua punya hak yang sama selama persyaratan yang ditentukan dalam keputusan bersama tiga menteri dapat dijalankan. Sehingga tidak ada alasan untuk menghalangi atau menghambat proses perizinan tempat ibadah, bukan hanya gereja, tetapi semua tempat ibadah," tegas Wali Kota Depok, Supian Suri.
Di hadapan para jemaat dan tokoh masyarakat, Supian juga membagikan kabar baik mengenai dinamika kerukunan beragama di Kota Depok.
Berdasarkan laporan Indeks Kota Toleran (IKT) 2025 yang dirilis oleh Setara Institute, peringkat Kota Depok mencatatkan lompatan positif dengan naik sebanyak 17 posisi dibandingkan periode sebelumnya.
Capaian tersebut dinilainya sebagai bukti dari makin kuatnya sinergi dan komunikasi terbuka antara pemerintah daerah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para tokoh lintas agama, serta warga Depok yang kini berjumlah lebih dari dua juta jiwa.
"Prestasi ini tidak lepas dari dukungan semua pihak. Mudah-mudahan semangat kebersamaan kita menjadi semangat untuk mencintai Kota Depok dan mencintai negeri ini," tutur Supian.
Pemkot Depok berharap dialog dan kerja sama antarumat beragama di Kota Depok dapat terus dirawat secara berkelanjutan guna mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang semakin harmonis, inklusif, dan saling menghormati.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.



