Bukan Sekadar Perayaan, Ini Alasan Wali Kota Depok Beri Perhatian Khusus pada Milad ke-26 KOOD
Hadiri perayaan Milad ke-26 Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD), Wali Kota Depok sampaikan apresiasi pelestarian budaya dan bocorkan progres pembangunan kota.

DEPOK - Suasana kekeluargaan dan kentalnya nuansa kearifan lokal mewarnai perayaan Milad ke-26 Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD). Acara yang dihadiri oleh para sesepuh dan tokoh masyarakat ini semakin istimewa dengan kehadiran langsung Wali Kota Depok.
Bukan sekadar hadir untuk memotong tumpeng atau memberikan ucapan selamat, Wali Kota Depok Supian Suri memanfaatkan momen silaturahmi akbar ini untuk menyampaikan pesan penting kepada warga asli Depok.
Di hadapan keluarga besar KOOD, Supian menegaskan bahwa kemajuan sebuah kota tidak boleh sampai menggerus identitas dan akar budaya masyarakat aslinya.
Menjaga Marwah Budaya di Tengah Modernisasi
Kota Depok saat ini terus berkembang pesat menjadi kota metropolitan yang padat dan heterogen. Berbagai latar belakang budaya kini hidup berdampingan di kota ini. Namun, di tengah modernisasi tersebut, peran warga lokal menjadi sangat krusial.
Wali Kota memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KOOD yang selama 26 tahun konsisten menjadi benteng pertahanan kebudayaan lokal.
"Merawat tradisi, bahasa, dan nilai-nilai luhur di tengah kota yang bergerak sangat cepat ini bukanlah tugas yang mudah. Eksistensi KOOD membuktikan bahwa orang Depok tidak pernah lupa dari mana mereka berasal," ujar Wali Kota dalam sambutannya, Sabtu (26/09/2026).
Kehadiran organisasi masyarakat seperti KOOD dinilai sangat membantu tugas pemerintah dalam menciptakan lingkungan sosial yang rukun, beradab, dan saling menghargai perbedaan.
Blak-blakan Soal Capaian Pembangunan Kota
Selain berbicara dari hati ke hati mengenai pelestarian budaya, Wali Kota Depok juga "blak-blakan" melaporkan progres pembangunan kota langsung di hadapan para sesepuh masyarakat.
Beliau memaparkan sejumlah capaian strategis yang telah dan sedang dikerjakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Pemaparan ini mencakup beberapa fokus utama, di antaranya:
- Penataan Infrastruktur Publik: Revitalisasi ruang terbuka hijau dan perbaikan drainase untuk kenyamanan warga.
- Peningkatan Fasilitas Kesehatan: Memastikan akses layanan kesehatan yang lebih merata di setiap kecamatan.
- Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Mendorong UMKM milik warga Depok agar bisa naik kelas dan bersaing di pasar digital.
Menurut Wali Kota, seluruh pembangunan fisik ini harus selalu diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusianya.
Infrastruktur yang megah tidak akan ada artinya jika warganya kehilangan jati diri dan nilai-nilai toleransi.
Sinergi untuk Masa Depan Depok
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Depok menitipkan harapan besar kepada seluruh pengurus dan anggota KOOD.
Beliau mengajak warga asli Depok untuk tidak hanya menjadi penonton, melainkan ikut mengambil peran aktif dalam mengawal roda pemerintahan.
Sinergi antara tokoh agama, budayawan, dan jajaran birokrasi diyakini menjadi kunci utama untuk mewujudkan Depok yang lebih maju, berbudaya, dan sejahtera.
Perayaan Milad ke-26 KOOD ini pun ditutup dengan diskusi hangat, pentas seni kebudayaan, serta komitmen bersama untuk terus menjadikan Depok sebagai rumah yang nyaman bagi siapa saja, tanpa pernah melupakan akar tradisinya.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.




