Iklan
Iklan
Depok

KUR Depok Belum Maksimal, Pemkot Siapkan Langkah Baru untuk UMKM

Komisi VII DPR RI menyoroti belum optimalnya penyerapan KUR di Kota Depok. Pemkot Depok akan mengevaluasi kendala penyaluran sekaligus memperkuat akses pembiayaan UMKM melalui program Depok KUAT bersama Bank BJB.

KUR Depok Belum Maksimal, Pemkot Siapkan Langkah Baru untuk UMKM
Foto: Wali Kota Depok, Supian Suri memaparkan program Depok KUAT pada acara kunjungan kerja Komisi VII DPR RI di Aula Edelweis lantai 5 Balai Kota, Kamis (10/09/26). (Foto: Diskominfo Depok).

Pemkot Depok Siapkan Program Depok KUAT

Selain melakukan evaluasi terhadap penyerapan KUR, Pemkot Depok juga menyiapkan dukungan akses pembiayaan dan permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Salah satu program yang disiapkan adalah Depok KUAT (Kredit, Usaha, Aman, Terjangkau).

Program tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Depok dengan Bank BJB untuk membantu pelaku UMKM memperoleh akses pembiayaan.

Salah satu dukungan yang diberikan melalui program tersebut berupa subsidi bunga pinjaman dengan plafon maksimal Rp50 juta.

Supian menjelaskan, untuk pinjaman Rp25 juta hingga Rp50 juta, pemerintah memberikan subsidi bunga sebesar 9 persen sehingga masyarakat hanya membayar bunga sebesar 1 persen. Sementara untuk skema lainnya, subsidi bunga diberikan sebesar 8 persen dengan porsi bunga yang dibayarkan masyarakat sebesar 2 persen.

“Untuk pinjaman Rp25 juta-Rp50 juta kami subsidi 9 persen bunganya, masyarakat cuma bayar 1 persennya. Sedangkan Rp25 juta-Rp50 juta bunganya kami bantu 8 persen dan 2 persennya masyarakat,” jelas Supian.