Iklan
Daerah

BPBD Jabar Rilis Data Karhutla 2026: 526 Kejadian Hanguskan 1.082 Hektare Lahan

BPBD Jawa Barat mencatat 526 kejadian karhutla sepanjang 2026 yang menghanguskan 1.082 hektare lahan di 23 kabupaten/kota. Subang jadi wilayah terparah.

BPBD Jabar Rilis Data Karhutla 2026: 526 Kejadian Hanguskan 1.082 Hektare Lahan
Foto: Ilustrasi. BPBD Jabar Rilis Data Karhutla 526 Kejadian Hanguskan 1.082 Hektare Lahan (Sumber: ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

JAKARTA, Semualini.com - Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Jawa Barat menunjukkan akumulasi dampak yang signifikan sepanjang tahun 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mengonfirmasi bahwa frekuensi insiden karhutla di daerah tersebut telah mencapai 526 kejadian, dengan total area terbakar melampaui 1.082 hektare.

Berdasarkan pembaruan data infografis BPBD Jawa Barat per Selasa (20/10/2026), sebaran karhutla melanda 357 desa/kelurahan yang tersebar di 185 kecamatan pada 23 kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar, Hadi Rahmat Hardjasasmita, mengonfirmasi rekapitulasi data bencana tersebut secara langsung dari Bandung.

"Data rekapitulasi karhutla mencatat 526 kejadian melanda 185 kecamatan di 23 kabupaten/kota dengan total area terbakar mencapai 1.082,76 hektare," kata Hadi Rahmat Hardjasasmita saat dikonfirmasi terkait data di Bandung, Selasa.

Dari keseluruhan wilayah terdampak, Kabupaten Subang mencatatkan kerusakan lahan terluas akibat karhutla, yakni mencapai 355 hektare dari 119 insiden. 

Iklan

Dampak signifikan juga melanda Kabupaten Sumedang dengan 141,56 hektare dari 75 kejadian, disusul Kabupaten Ciamis seluas 94,08 hektare dari 60 kejadian, serta Kabupaten Garut yang mencatat 90,85 hektare lahan terbakar dari 17 kejadian. 

Selain itu, akumulasi kebakaran lahan berskala besar turut melanda Kabupaten Majalengka seluas 77,94 hektare (27 kejadian), Kabupaten Kuningan 77,13 hektare (23 kejadian), Kabupaten Sukabumi 71,07 hektare (38 kejadian), dan Kabupaten Tasikmalaya yang mencatat 45,19 hektare lahan terbakar.

Selain delapan wilayah utama tersebut, karhutla juga melanda sejumlah kabupaten lainnya, antara lain Kabupaten Bandung dengan luas terbakar 36,45 hektare dari 32 kejadian, Kabupaten Cirebon seluas 23,73 hektare (14 kejadian), Kabupaten Pangandaran seluas 21,07 hektare (9 kejadian), Kabupaten Purwakarta seluas 10,92 hektare (20 kejadian), serta Kabupaten Bogor seluas 9,95 hektare (14 kejadian).

Sementara itu, wilayah dengan cakupan dampak di bawah 10 hektare tersebar di Kabupaten Cianjur (7,40 hektare dari 8 kejadian), Kota Sukabumi (7,21 hektare dari 11 kejadian), Kota Tasikmalaya (5,00 hektare dari 1 kejadian), Kota Cirebon (3,32 hektare dari 1 kejadian), Kota Bandung (1,58 hektare dari 5 kejadian), serta Kabupaten Karawang (1,05 hektare dari 10 kejadian).

Adapun daerah dengan akumulasi dampak berskala mikro di bawah 1 hektare mencakup Kota Banjar (33 kejadian), Kabupaten Bandung Barat (4 kejadian), Kota Depok (2 kejadian), Kota Cimahi (0,08 hektare dari 2 kejadian), Kota Bekasi (0,08 hektare dari 1 kejadian), dan Kabupaten Indramayu (0,05 hektare dari 1 kejadian).

Iklan

Komentar

Komentar ditinjau dulu sebelum tampil. Mohon gunakan bahasa yang sopan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.