Iklan
Iklan
Dunia

AS Buka Jalan Penjualan 48 Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi

AS menyepakati penjualan 48 jet tempur F-35 kepada Arab Saudi untuk memperkuat pertahanan dan interoperabilitas militer dengan Amerika Serikat.

AS Buka Jalan Penjualan 48 Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi
Foto: Foto: Jet tempur F-35 milik Angkatan Udara Australia tampil dalam Bali International Airshow 2024 di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, Jumat (20/9/2024). (SONNY TUMBELAKA/AFP)

Washington - Amerika Serikat menyepakati penjualan 48 jet tempur F-35 kepada Arab Saudi. Rencana penjualan pesawat tempur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan pertahanan Arab Saudi sekaligus meningkatkan interoperabilitas militernya dengan Amerika Serikat.

Kementerian Luar Negeri AS menyatakan penjualan F-35 akan meningkatkan kemampuan Arab Saudi dalam menghadapi berbagai ancaman. Selain memperkuat pertahanan dalam negeri, kerja sama tersebut disebut dapat mempererat kemampuan operasional antara militer Arab Saudi dan pasukan AS.

“Usulan penjualan ini akan meningkatkan kemampuan Arab Saudi dalam menangkal ancaman saat ini dan masa depan dengan memperkuat pertahanan dalam negerinya serta meningkatkan interoperabilitas dengan pasukan AS,” kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat (18/9/2026).

Arab Saudi Bakal Tambah Pesawat Operasional

Kementerian Luar Negeri AS juga menyebut penjualan tersebut akan menambah jumlah pesawat yang dapat dioperasikan oleh Arab Saudi. F-35 dinilai dapat memberikan tambahan kemampuan bagi negara tersebut dalam menjalankan misi pertahanan udara.

“Penjualan ini juga akan menambah jumlah pesawat operasional Arab Saudi serta meningkatkan kemampuan pertahanan diri udara-ke-udara dan udara-ke-darat mereka,” lanjut pernyataan tersebut.

F-35 merupakan pesawat tempur yang dirancang untuk menjalankan berbagai misi, termasuk operasi udara-ke-udara dan udara-ke-darat. Rencana pengadaan tersebut sekaligus memperluas kemampuan militer Arab Saudi dalam mengoperasikan pesawat tempur generasi kelima.