Yenny Wahid Ingatkan Esensi NU: Menyampaikan Aspirasi Tanpa Merusak
Yenny Wahid menegaskan demonstrasi rusuh dan chaos bukan kultur NU. NU mengajarkan cara damai dan bermartabat dalam menyampaikan aspirasi.

Jakarta - Di tengah panasnya aksi massa di berbagai daerah, putri Gus Dur, Yenny Wahid, mengajak semua pihak kembali ke adab berdemonstrasi. Menurut Yenny, menyampaikan kritik dan protes itu hak warga negara.
Tapi caranya harus tetap menjaga ketertiban dan tidak menimbulkan kerusakan.Ia secara khusus menyoroti maraknya aksi yang berakhir ricuh.
Yenny menegaskan hal tersebut bertentangan dengan nilai yang diajarkan di lingkungan Nahdlatul Ulama.“Budaya NU itu musyawarah, dialog, dan menjaga ukhuwah.
Kalau sampai ada perusakan, pembakaran, itu sudah keluar dari rel. Itu bukan cara kita,” kata Yenny, Sabtu 30/8/2026.
Wanita yang pernah menakhodai PBNU ini juga meminta agar nama besar NU tidak diseret-seret dalam aksi yang anarkis.
Sebab menurutnya, NU hadir untuk menjadi perekat bangsa, bukan pemicu perpecahan.“Silakan bersuara. Tapi jaga kota kita, jaga sesama. Itu baru NU,” tutupnya.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.




