Ekspor Hilirisasi Melesat US$50 Miliar, Didorong Aluminium dan Baterai Litium
DEN memproyeksikan ekspor hilirisasi Indonesia melesat hingga US$50 miliar (Rp899 triliun), didorong sektor aluminium, komponen baterai litium, dan pertanian.

Dalam kesempatan pelaporan tersebut, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menambahkan bahwa agenda hilirisasi pemerintah tidak hanya berhenti pada sektor tambang dan mineral, tetapi juga meluas ke sektor pertanian.
Pemerintah saat ini menyiapkan pengembangan hilirisasi komoditas unggulan daerah seperti kratom dan kemenyan.
“Sekarang era Presiden Prabowo ada dari pertanian yaitu hilirisasi kratom, hilirisasi tadi kemenyan,” kata Luhut Binsar Pandjaitan.
Guna mendongkrak nilai tambah komoditas pertanian tersebut, DEN merencanakan dukungan riset melalui fasilitas genom sequencing di Toba, Sumatra Utara.
Rapat terbatas jajaran DEN bersama Presiden di Istana Merdeka ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu serta para anggota DEN lainnya.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.



