DLHK Depok Benahi Alun-Alun Barat, Fokus Perbaikan Pagar hingga Ruang Laktasi
DLHK Kota Depok tengah membenahi sejumlah fasilitas di Alun-Alun Barat, mulai dari perbaikan pagar yang retak akibat tanah labil, gedung serba guna, kios UMKM, ruang laktasi, hingga lapangan futsal, sebagai bagian dari pemeliharaan rutin tahunan.

DEPOK - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok tengah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sejumlah fasilitas di Alun-Alun Barat (Albar) yang terletak di perbatasan Kecamatan Sawangan dan Bojongsari. Pemeliharaan ini bertujuan menjaga fungsi fasilitas, keamanan pengguna, sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat yang berkunjung.
Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, menyampaikan bahwa pemeliharaan Alun-Alun Barat merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada perbaikan pagar serta sejumlah bangunan konstruksi di sekitar kawasan tersebut.
“Pemeliharaan itu rutin dilakukan setiap tahun. Sekarang sedang proses untuk perbaikan atau pemeliharaan taman di Alun-Alun Barat, terutama pagar yang berbatasan dengan setu,” ujarnya saat meninjau lokasi, Selasa (15/9/2026).
Reni menjelaskan, kondisi tanah di kawasan tersebut yang labil menyebabkan sejumlah bagian mengalami penurunan, sehingga berdampak pada dinding pembatas yang retak. Perbaikan dilakukan agar fasilitas tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat.
“Tanahnya labil dan selalu mengalami penurunan, akhirnya dinding-dinding pembatasnya retak. Ini menjadi salah satu perhatian kita untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengunjung,” jelasnya.
Perbaikan pagar yang amblas dan tembok yang retak disebut telah mulai dikerjakan. Pembenahan juga mencakup plafon gedung serba guna, atap kios UMKM, perluasan area penunjang ruang rapat, hingga penyediaan ruang laktasi yang lebih memadai.
“Fokus sekarang pagar dan beberapa konstruksi yang berdekatan dengan pagar. Kemudian ada perbaikan gedung utama, perluasan dapur, perbaikan atap kios UMKM, serta penyediaan ruang laktasi,” tuturnya.
Selain perbaikan konstruksi, DLHK turut berencana meningkatkan fasilitas yang sudah ada, salah satunya pojok baca. Fasilitas ini akan dikembangkan agar koleksi buku bertambah dan sarana prasarananya lebih nyaman digunakan pengunjung.
Reni menambahkan, pojok baca tersebut juga akan diarahkan sebagai sarana edukasi lingkungan, di mana pengunjung tidak hanya membaca buku, tetapi juga mendapat informasi seputar Alun-Alun Barat dan mengenal berbagai jenis pohon di kawasan itu.
“Orang datang ke sini tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga belajar terkait alun-alun itu apa, jenis-jenis pohonnya apa. Jadi untuk edukasi,” ujarnya.
Sementara itu, fasilitas lain seperti musala dan sarana bermain anak disebut telah diperbaiki lebih dulu. Untuk lapangan futsal, DLHK melakukan pembenahan jaringan subdrain bawah tanah guna mengantisipasi genangan air saat musim hujan.
“Lapangan futsal juga kita perbaiki. Selain pembenahan pipa subdrain bawah tanah, juga perbaikan media tanam rumput. Harapannya saat musim hujan datang tidak ada genangan dan pertumbuhan rumput bisa lebih baik,” tutupnya.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.




