Iklan
Daerah

YPAN dan Pemkab Sidrap Bersinergi Tingkatkan Kualitas Guru SD-SMP

YPAN perkuat kompetensi 300 guru SD dan SMP di Sidrap melalui pelatihan STEM

YPAN dan Pemkab Sidrap Bersinergi Tingkatkan Kualitas Guru SD-SMP
Foto: Yayasan Pendidikan Adiluhung (YPAN) menggelar pelatihan Penguatan Pembelajaran STEM di Sidrap.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena guru tidak hanya berperan menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membimbing peserta didik untuk berpikir kritis, mengembangkan kreativitas, memecahkan masalah, serta menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

Perwakilan YPAN, Fais Bayu Wicaksono, menjelaskan bahwa pendekatan STEM mendorong peserta didik menghubungkan berbagai bidang ilmu untuk memahami fenomena dan menyelesaikan persoalan nyata.

“Pendekatan STEM mendorong peserta didik untuk menghubungkan berbagai bidang ilmu dalam memahami fenomena dan menyelesaikan persoalan nyata,” ujar Fais.

Ia menambahkan, kemampuan matematika dan numerasi menjadi fondasi penting bagi peserta didik dalam memahami informasi, mengolah data, menggunakan penalaran, hingga mengambil keputusan secara tepat.

“Kemampuan matematika dan numerasi menjadi dasar penting bagi peserta didik untuk memahami informasi, mengolah data, menggunakan penalaran, serta mengambil keputusan secara tepat,” katanya.

Iklan

Dalam pelaksanaannya, pelatihan dirancang melalui penyampaian materi, diskusi, praktik, dan refleksi pembelajaran.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi juga membantu guru menyusun rancangan pembelajaran yang dapat diterapkan secara langsung di sekolah.

Fais mengatakan, peserta diharapkan mendapatkan pengalaman belajar yang menyeluruh, mulai dari memahami konsep, merancang pembelajaran, mempraktikkan gagasan, hingga mengevaluasi hasilnya.

“Melalui rangkaian kegiatan tersebut, kami berharap peserta memperoleh pengalaman belajar yang utuh, mulai dari memahami konsep, merancang pembelajaran, mempraktikkan gagasan, hingga mengevaluasi hasilnya. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menghasilkan bekal yang konkret bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih kontekstual, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” jelasnya.

Menurut Fais, keberhasilan pelatihan tidak semata-mata diukur dari tuntasnya seluruh materi yang diberikan. 

Iklan

Komentar

Komentar ditinjau dulu sebelum tampil. Mohon gunakan bahasa yang sopan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.