Iklan
Daerah

Kebakaran Pergudangan Jatiuwung Tangerang, 10 Gudang Ludes Terbakar

Kebakaran di kompleks pergudangan Jatiuwung, Kota Tangerang melalap 10 gudang. Pemadam kebakaran mengerahkan alat berat untuk mengurai puing bangunan.

Kebakaran Pergudangan Jatiuwung Tangerang, 10 Gudang Ludes Terbakar
Foto: ilustrasi. kebakaran di jatiuwung, Kota Tangerang, Banten. (Sumber: istimewa)

JAKARTA, Semualini.com - Upaya penanganan kebakaran di kompleks pergudangan Jalan Industri Raya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, masih terus berlangsung. Kobaran api yang mulanya muncul di gudang produksi es krim pada Selasa (20/10/2026) siang tersebut merembet hingga melalap sepuluh unit gudang di sekitarnya, termasuk area penyimpanan logistik dan sepatu.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang berupaya mengendalikan titik api yang terisolasi di bawah tumpukan seng dan material bangunan yang roboh. 

Untuk mengoptimalkan proses pendinginan, petugas mengerahkan unit alat berat guna membongkar dan mengurai material puing yang menghalangi semprotan air petugas.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Tangerang Mahdiar menyampaikan bahwa kondisi secara umum telah menunjukkan penurunan intensitas kobaran dibandingkan hari-hari pertama kejadian, meskipun pendinginan ekstra tetap diperlukan di beberapa area tersembunyi.

"Masih ada beberapa titik api yang ada di bawah atap-atap itu. Sebagian besar mah sudah pendinginan, tinggal bagian belakang (gudang)," kata Mahdiar dalam keterangannya.

Iklan

Proses pemadaman di area pergudangan ini menghadapi kendala teknis akibat tumpukan bahan yang mudah terbakar, seperti kardus kemasan, bahan sintetis, serta material bangunan yang runtuh menutupi titik api di bagian bawah. 

Penanganan juga sempat terkendala keterbatasan pasokan air di sekitar lokasi penanganan, sehingga petugas mengandalkan armada tangki secara bergantian.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, membenarkan luasnya dampak kebakaran yang merembet dari bangunan utama hingga menghanguskan deretan gudang di sekitarnya.

"10 gudang (terbakar)," ujar Andia.

Andia menjelaskan bahwa pengerjaan fisik di lapangan membutuhkan dukungan alat berat untuk membuka rintangan puing agar air dari selang pemadam dapat menjangkau bara api yang tersisa.

Iklan

Komentar

Komentar ditinjau dulu sebelum tampil. Mohon gunakan bahasa yang sopan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.