Iklan
Ekonomi

Polri dan GEKRAFS Teken MoU di Hekrafnas 2026, Komitmen Lindungi Karya Ekonomi Kreatif

Polri dan GEKRAFS menandatangani MoU saat puncak Hekrafnas 2026 untuk melindungi karya dan mengakselerasi potensi pelaku ekonomi kreatif nasional.

Polri dan GEKRAFS Teken MoU di Hekrafnas 2026, Komitmen Lindungi Karya Ekonomi Kreatif
Foto: Polri dan GEKRAFS Teken MoU di Hekrafnas 2026, Komitmen Lindungi Karya Ekonomi Kreatif. (Sumber : Antara)

Ringkasan Berita:

  • Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat perlindungan karya dan potensi industri kreatif nasional.
  • ​Penandatanganan nota kesepahaman ini berlangsung dalam puncak peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (HEKRAFNAS) 2026 di Sampoerna Strategic Building, Jakarta.
  • ​Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan komitmen institusinya untuk berada di barisan terdepan dalam mengawal dan menjamin keamanan ekosistem ekonomi kreatif.

JAKARTA, semualini.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) resmi menjalin kemitraan strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). 

Langkah ini diambil untuk mendukung perkembangan industri kreatif nasional serta memberikan perlindungan hukum bagi karya-karya anak bangsa secara berkelanjutan.  

​Prosesi penandatanganan kesepakatan tersebut berlangsung dalam puncak peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (HEKRAFNAS) 2026 di Sampoerna Strategic Building, Jakarta, Sabtu (24/10/2026). 

Ajang tahunan ini mengusung semangat rekacipta, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional.  

​Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengapresiasi peran vital para pelaku ekonomi kreatif yang terus berinovasi mendorong kemajuan bangsa. Ia menegaskan komitmen penuh institusi kepolisian untuk mengawal dan menjamin keamanan iklim usaha para kreator di seluruh Indonesia.  

​"Saya sangat berbahagia bisa hadir di tengah orang-orang hebat, orang-orang kreatif yang bisa membawa Indonesia semakin luar biasa. Saya senang karena kalau banyak orang kreatif, Indonesia aman," ujar Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat memberikan sambutan di lokasi acara.  

​Suyudi menegaskan bahwa Polri siap berada di garis terdepan dalam menjaga dan melindungi hak-hak para pelaku industri kreatif dari berbagai potensi pelanggaran hukum maupun pembajakan karya.  

Iklan

​"Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin meyakinkan bahwa Polri berada di depan untuk menjaga ekonomi kreatif," kata Suyudi menegaskan komitmen institusinya. 

​Menurut Kapolri, kreativitas dan inovasi yang dimiliki masyarakat merupakan modal dasar yang sangat kuat bagi Indonesia untuk tumbuh menjadi negara maju dan bermartabat di kancah internasional.  

​"Karena memang ketika Indonesia diemban oleh orang-orang yang kreatif, penuh dengan inovasi, saya yakin bangsa ini menjadi bangsa yang hebat, kuat, bermartabat," tambah Suyudi.

​Sementara itu, Ketua Umum DPP GEKRAFS sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, menggarisbawahi bahwa penguatan ekonomi kreatif memerlukan sinergi erat antar-lembaga agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional. 

Kawendra menyebut bahwa sektor ekonomi kreatif mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat.  

​"Presiden Prabowo sangat komitmen dengan ekonomi kreatif, bahkan di Asta Cita dua kali beliau menyebutkan ekonomi kreatif. Tentunya perhatian beliau luar biasa dan ini tentunya menjadi semangat kita bersama. Masih banyak lagi yang kita perjuangkan," tutur Kawendra Lukistian.  

​Selain penandatanganan MoU bersama Polri, agenda puncak HEKRAFNAS 2026 juga diwarnai kesepakatan kerja sama antara GEKRAFS dengan KJRI Pakistan serta Kementerian Hukum RI. 

Pada kesempatan yang sama, GEKRAFS turut meluncurkan maskot resmi 'Krafa Krafi' dan menggelar penganugerahan EKRAF Awards sebagai bentuk apresiasi bagi para penggerak ekonomi kreatif di Tanah Air

Iklan

Komentar

Komentar ditinjau dulu sebelum tampil. Mohon gunakan bahasa yang sopan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.