Iklan
Ekonomi

Kapolri Terjunkan Bareskrim Usut Pidana di Pasar Modal

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi mengerahkan Bareskrim Polri untuk menindak tegas dugaan pelanggaran dan tindak pidana di sektor pasar modal.

Kapolri Terjunkan Bareskrim Usut Pidana di Pasar Modal
Foto: Kapolri Terjunkan Bareskrim Usut Pidana di Pasar Modal. (Sumber : Istimewa).

Ringkasan Berita:

  • Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyatakan akan mengerahkan Bareskrim Polri untuk mengusut kejahatan di sektor pasar modal.
  • ​Keputusan ini diambil berdasarkan adanya informasi dan pengaduan terkait dugaan pelanggaran tindak pidana di lantai bursa.
  • ​Polri berjanji akan mengumpulkan alat bukti dan mengambil tindakan tegas guna memberikan kepastian hukum di dunia pasar modal.

JAKARTA, semualini.com – Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah tegas untuk mengamankan sektor finansial nasional dari praktik kejahatan kerah putih. 

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, secara resmi menyatakan komitmennya untuk memberantas berbagai bentuk kejahatan keuangan. 

Ia memastikan akan mengerahkan tim khusus dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri guna mengusut tuntas berbagai dugaan tindak pidana di ranah pasar modal.  

​Sikap proaktif dalam penegakan hukum di sektor ekonomi ini disampaikan langsung oleh Jenderal Suyudi saat memberikan keterangan pers. 

Dalam kesempatan tersebut, ia juga secara khusus menyapa pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang turut hadir, yakni Sufmi Dasco Ahmad, serta puluhan awak media massa.

Keputusan strategis untuk melibatkan Bareskrim secara penuh ini didasari oleh adanya sejumlah laporan masyarakat dan pemangku kepentingan yang masuk ke meja kepolisian terkait ketidakberesan operasional di bursa saham.  

​"Kami dari Polri tentunya akan menurunkan tim dari Bareskrim Polri sesuai dengan informasi dan pengaduan yang kami dapatkan," ungkap Jenderal Suyudi Ario Seto saat memberikan keterangan resminya kepada publik, Jumat (16/10/2026).  

​Investigasi mendalam yang akan digulirkan oleh penyidik Bareskrim Polri ini diproyeksikan akan menyasar berbagai bentuk manipulasi, penipuan, atau kecurangan sistemik yang berpotensi merugikan para investor dan merusak kepercayaan publik terhadap iklim investasi nasional. 

Iklan

Kapolri menegaskan bahwa aparat penegak hukum sedang menajamkan fokus pada laporan-laporan spesifik terkait indikasi kejahatan finansial tersebut.  

​"Adanya dugaan pelanggaran maupun tindak pidana pasar modal," lanjut Kapolri membeberkan akar permasalahan yang memicu turun tangannya kesatuan Bareskrim.  

​Lebih lanjut, Jenderal Suyudi menjamin bahwa instansinya akan bekerja secara cermat, profesional, transparan, dan terukur. Proses penegakan hukum ini akan bersandar penuh pada temuan-temuan konkret penyidik di lapangan. 

Pihaknya berjanji tidak akan pandang bulu dan tidak segan menindak para oknum pelaku kejahatan, baik individu maupun korporasi, yang terbukti merusak integritas pasar modal nasional.  

​"Dan tentunya dengan alat bukti yang kami akan kumpulkan, kami akan melakukan tindakan yang tegas," tegasnya.  

​Langkah strategis Korps Bhayangkara ini pada akhirnya bermuara pada satu tujuan utama, yakni mengamankan iklim investasi dan memulihkan kepercayaan investor, baik domestik maupun asing. 

Kapolri menyadari betul bahwa jaminan keamanan serta ketertiban aturan sangat krusial bagi kelangsungan stabilitas ekonomi makro di Indonesia. 

Tindakan tegas di hulu diharapkan mampu mencegah kerugian yang lebih besar di hilir, sekaligus menciptakan ekosistem pasar modal yang sehat, adil, dan transparan bagi seluruh pelaku ekonomi.  

​"Dalam rangka memberikan kepastian hukum terkait dengan permasalahan di dunia pasar modal ini. Itu saja, terima kasih," pungkas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menutup sesi keterangannya.  

Iklan

Komentar

Komentar ditinjau dulu sebelum tampil. Mohon gunakan bahasa yang sopan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.