Terbengkalai dan Tak Terawat, Fasilitas SPPG Polri di Lebak Banten Jadi Sorotan Nitizen
Fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Lebak, Banten terpantau terbengkalai. Bangunan dipenuhi tanaman liar, picu kecurigaan warganet soal aliran dana.

LEBAK - Kondisi memprihatinkan terlihat pada salah satu fasilitas milik kepolisian di wilayah Lebak, Banten.
Fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di daerah tersebut dilaporkan terbengkalai dan sama sekali tidak terawat.
Potret terabaikannya fasilitas pelayanan ini mencuat dan menjadi sorotan publik di media sosial.
Berdasarkan pantauan kondisi di lapangan, area fasilitas SPPG Polri tersebut kini dipenuhi oleh tanaman liar yang dibiarkan merambat.
Bangunan yang seharusnya menjadi tempat pemenuhan gizi tersebut juga tampak sunyi dan tidak digunakan secara aktif untuk kegiatan apapun.
Selain bangunan fisik yang dipenuhi semak belukar, aset negara berupa kendaraan operasional di lokasi tersebut juga bernasib serupa.
Di dalam area fasilitas, terlihat sejumlah kendaraan operasional SPPG yang dibiarkan terparkir begitu saja.
Kondisi kendaraan-kendaraan tersebut jauh dari kata layak jalan. Salah satu kendaraan operasional tampak dalam kondisi yang sangat kotor, bahkan bagian kaca depannya penuh dengan coretan.
Area di sekitar tempat kendaraan tersebut diparkir juga terlihat kotor dan kurang terawat.
Reaksi Sinis dan Kecurigaan Warganet
Beredarnya potret kondisi SPPG Polri di Lebak ini sontak memancing berbagai reaksi dari warganet (netizen) di media sosial.
Banyak netizen yang melontarkan komentar sinis dan menaruh kecurigaan terkait anggaran dan aliran dana fasilitas tersebut.
Salah satu warganet dengan akun @patsian_198571 menyindir bahwa anggaran mungkin tetap mengalir meski fasilitas tidak beroperasi.
"Titik ada berarti uang ttp mengalir.. walau tdk produksi..mgkin memang ini mksdnya..money makingnya disini," tulisnya di kolom komentar.
Kecurigaan serupa juga disuarakan oleh akun @donii_iskandar87 yang mendesak agar ada pengecekan lebih lanjut terhadap fasilitas tersebut.
"Awas , harus dicek ni . jangan sampek tempatnya ngk jalan tapi uang masuk jalan , kan semua pada suka begitu," tegasnya.
Ada pula netizen yang merasa heran karena menilai usia fasilitas tersebut belum terlalu lama, seperti yang diungkapkan oleh akun @angga.rachmawan.
"Baru 2th udah ada artefak...??? Penting cair dulu gk sih?" tulisnya mempertanyakan.
Di sisi lain, respons pesimis terhadap kabar pemerintahan juga dilontarkan oleh warganet.
Akun @h.bibi1205 berkomentar singkat, "Jangan ikuti berita pemerintah anda akan lebih sehat insya Allah.".
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.



