Momentum HUT ke-81 TNI, PP AMPG Gaungkan Pesan Perdamaian ASEAN dari Kamboja
Bertepatan dengan HUT ke-81 TNI, Ketum PP AMPG Datuk H. Said Aldi Al Idrus menyerukan perdamaian kawasan dari Forum Pemuda ASEAN di Kamboja guna mendorong stabilitas ekonomi.

JAKARTA - Bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) mengambil langkah diplomasi di tingkat regional dengan menyerukan perdamaian kawasan. Seruan ini digaungkan langsung dari Forum Pemuda ASEAN yang diselenggarakan di Kamboja.
Ketua Umum PP AMPG, Datuk Said Aldi Al Idrus, yang hadir bersama jajaran pengurus untuk memenuhi undangan resmi forum tersebut, menegaskan bahwa perdamaian dunia,khususnya di kawasan ASEAN, sangat selaras dengan napas dan semangat TNI sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan dan stabilitas.
Forum Pemuda ASEAN di Kamboja ini menjadi wadah strategis yang mempertemukan berbagai elemen kepemudaan dari seluruh penjuru Asia.
Pertemuan ini tidak hanya dihadiri oleh organisasi pemuda kepartaian, tetapi juga melibatkan Pemuda Masjid Dunia, hingga berbagai komunitas jejaring pemuda di sektor ekonomi dan kebudayaan.
Kehadiran delegasi Indonesia melalui PP AMPG dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas pemuda Asia dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang kian menantang, sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai inisiator perdamaian di Asia Tenggara.
Dalam pidatonya, Said Aldi Al Idrus menyoroti kedekatan historis antara Indonesia dan Kerajaan Kamboja—sebuah negara monarki konstitusional yang merupakan pewaris kebesaran Kekaisaran Khmer. Ia mengingatkan kembali bagaimana peran aktif militer Indonesia dalam membantu Kamboja, terutama menjelang masa kemerdekaan dan rekonsiliasi negara tersebut.
"Sejarah mencatat, menjelang kemerdekaannya, Indonesia banyak membantu Kamboja. Buku-buku taktik perang karangan perwira militer Indonesia banyak digunakan oleh militer Kamboja. Oleh karena itu, calon perwira di Kamboja wajib belajar dan bisa berbahasa Indonesia," ungkap Said.
Fakta sejarah ini menjadi bukti nyata tingginya pengaruh dan kewibawaan militer Indonesia di mata internasional, yang patut dibanggakan di momen perayaan HUT ke-81 TNI ini.
Lebih lanjut, Said menekankan bahwa tujuan utama dari kampanye perdamaian ini adalah terciptanya iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi bersama. Konflik hanya akan membawa kemunduran, sementara perdamaian membuka jalan bagi kesejahteraan.
"Kita harus membumikan kalimat perdamaian di negara masing-masing, agar kita semua bisa merasakan stabilitas ekonomi yang baik antar negara. Inilah esensi dari TNI yang kuat, rakyat yang bersatu, dan ASEAN yang damai," tegasnya.
Bagi institusi PP AMPG sendiri, Said menilai forum ini memberikan dampak positif yang sangat komprehensif, baik dari sisi organisasi maupun spiritual.
"Kita mendapat sahabat baru, mendapat jejaring bisnis, dan yang terpenting kita mendapat ilmu dunia untuk kebaikan di akhirat. Sebab kita yakini, semakin banyak kita bersilaturahmi, semakin banyak sahabat, semakin banyak pula kebaikan. Insya Allah," tutupnya.
© 2026 Semualini.com. Isi artikel ini dilindungi hak cipta. Menyalin atau mengutip wajib mencantumkan sumber dan tautan ke artikel ini.


